Nightmare
Namun tanpa terduga teman di sebelahnya menyahut lantang, " Tadi sih ke arah sana, Dev. Katanya sih mau pipis."
Setelah mengucapkan terima kasih pada temannya Fadil, aku segera saja memasuki area perkemahan lebih dalam untuk mencari keberadaannya. Aku sempat bergidik ngeri melihat betapa gelapnya area tersebut. Aku tak bisa menyebutnya hutan, karena sejujurnya tempat yang ditunjuk tadi masih bagian dari area perkemahan, hanya saja lebih banyak semak belukar dan tidak terlalu terawat. Mendadak aku bersyukur telah membawa senter kemanapun ku pergi.
Sempat ragu, namun akhirnya ku lanjutkan terus langkahku memasuki area tersebut.
인기 회차