Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Ibu bisa datang ke kantor sebelum jam makan siang nanti untuk bertemu dengan beliau? [Bisa saja, sih, Mey. Tapi ada apa, ya, Pak Najib mau ketemu dengan saya? Apa soal video itu? Apa rahasia kita bocor, Mey?] Marwa menjadi sedikit cemas. [Saya kurang tau, Bu. Tapi kalau soal rahasia video itu aman, Bu. Bu Marwa nggak usah khawatir] [Oh, ya sudah kalau begitu. Nanti siang saya ke sana]
5.712.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Nona Incaran Ketua Mafia

Nona Incaran Ketua Mafia

"Untungnya tadi aku mengikuti mu, kalau tidak belum tentu kamu bisa ikut makan disana." Matteo tidak menyerah. Ia mengeluarkan ponselnya dengan wajah puas. "Liburan kali ini ternyata menyenangkan. Aku bertemu junior yang pintar dan berprestasi." Ia mengangkat ponselnya sedikit. "Lihat, aku bahkan sudah bertukar kontak dengannya." "Kalau begitu selamat," jawab Shin datar. Matteo mengangguk meski Shin tidak melihatnya. "Selain nomor Adrian, aku juga dapat nomor Bella dan Chiara. Bukankah itu artinya kita sudah berteman?"
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

keluh Rianti dengan nada merengek. Lili dengan rambut lembapnya memperhatikan Rianti yang masih kumal. Lili tadi bangun di awal dan ia langsung mandi duluan. Sedangkan Rianti dan Emmy sedikit sulit dibangunkan dan pada akhirnya mereka jadi berebut toilet. Lili kemudian mengetuk-ngetuk pintu toilet. “Tok.. tok.. tok..” “Emmy.. Emmy.. Di depan ada Bang Arif. Dia nungguin kita, kita disuruh ngumpul!”
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Bertemu di Perancis

Bertemu di Perancis

“Kamu di mana? Kok lama sekali angkat telpon mama?“ “Iya maaf ma, tadi ga kedengaran ma.” “Itu ada Fio jemput.” “Katanya mau ada acara geladi bersih paduan suara," lanjut mama. “Cepat turun!” Aduh mama, aku kan lagi di Prancis, aku lagi mau ke Katedral Basilique nih ma, gumam Crystal dalam hatinya.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
MEET SOULMATE : Bos Galak Mengejar Cinta

MEET SOULMATE : Bos Galak Mengejar Cinta

Mengancingkannya lagi dan segera turun dari mobil. “Kali ini yang mengobatimu bukan Christy lagi,” ucap Hans. “Apakah dia Natalie?” tanya Jordan. “Kamu lupa kalau Natalie sudah tidak mau lagi mengobatimu?” tanya Hans masih berada di dalam mobil Jordan. “Terus siapa kalau bukan Christy dan Natalie?” tanya Jordan heran. “Dia gadis baru, namanya Katy, dia butuh uang dan aku sudah memberitahunya soal dirimu. Jadi, nikmatilah dan cepat sembuh!” ucap Hans.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
METAMORFOSA

METAMORFOSA

“Gitu dong, Mat.” Matheo tak memedulikan ocehan Rendi, ia langsung berjalan dan berhenti tepat di depan Dita. “Makasih buat es batu dan obatnya, Dit.” “Hah, i-i-iya, Kak,” jawab Dita dengan gugup. Matanya menatap Shelka yang berada di belakang Matheo. Mereka berdua pun saling memandang satu sama lain, mata mereka pun seakan berkomunikasi seperti memiliki ilmu telepati. Dita tersenyum ketika Matheo sudah berjalan keluar rumahnya. “Good luck,” bisiknya saat Shelka berjalan melewati dirinya.
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Aku Ingin Kau Jadi Milikku

Aku Ingin Kau Jadi Milikku

Namun sebelum Felisha sempat menjawab, Matthew lebih dulu angkat bicara. “Beberapa hari lalu kami tidak sengaja bertemu di sebuah kedai nasi lemak,” jelasnya tenang. “Kami sempat berbincang sebentar, sampai Nona Bonita datang secara mengejutkan.” “Bonita?” Ace makin kebingungan.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Bertemu Denganmu

Setelah Aku Bertemu Denganmu

Aku tahu Fara pasti sudah melakukan banyak persiapan untuk pertemuan mereka. Sengaja aku duduk agak jauh dari pintu masuk lobby. Aku menunggu Fara, dan seperti yang sudah aku tebak, dia datang sepuluh menit sebelum pukul satu, jadwal pertemuannya dengan Nizar. Aku menyeruput kopiku sambil melihatnya masuk ke dalam. Tak seperti dulu, Nizar kini sudah menunggunya karena Nizar tahu aku pun menunggu Fara. Meski begitu, sebenarnya aku tak begitu tahu apa yang ingin aku katakan setelah kami bertemu nanti.
471 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Mulai Hari Ini, Kita Takkan Bertemu Lagi

Mulai Hari Ini, Kita Takkan Bertemu Lagi

Marco bergegas menghampiriku dengan langkah sempoyongan. “Farah, ke mana saja kamu selama lima tahun ini? Aku sampai mengira ....” Mungkin karena angin di pemakaman bertiup kencang, matanya tampak memerah. Aku menatapnya dengan tenang, lalu menyelesaikan kalimat yang tidak sempat dia ucapkan, “Mengira aku sudah mati? Bukankah itu yang kamu inginkan?”
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Tabir Kematian Sahabatku

Tabir Kematian Sahabatku

Percuma, kalian terlambat! "Astaghfirullah ... apa yang terjadi, Nia?" Fadli gegas mendekat dan mengangkat tubuh Mamah. "Astaghfirullah ...." "Itu kenapa?" "Astaghfirullah ... Bu Rania kenapa, tuh?" "Astaghfirullah, mengerikan sekali!" Para warga lainnya sontak beristighfar dan saling bertanya-tanya.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai nun mati bertemu fa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status