Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mate Terlarang Sang Alpha

Mate Terlarang Sang Alpha

Tulang-tulangnya mulai berderak menyakitkan dan ia mengeluarkan geraman rendah yang sangat liar, suara seorang predator yang kehilangan kendali atas akal sehatnya. ​"Sialan kau!" Darian menggeram marah pada wanita itu dan matanya sekarang merah padam dengan pupil yang menyempit. "Kamu gila! Kamu menggunakan kekuatannya di ruang tertutup? Kamu akan membunuh kita semua!"
10932 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai pelarian 42
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Pewaris

Pembalasan Sang Pewaris

Vinn terkejut sementara Daniel takjub kala mendapati barang-barang di depan mereka. Lemari dengan display lampu. Berjejer beberapa senjata pistol berbagai jenis dan bentuk. Di sisi lain, tampak lemari kaca berisi lebih dari sepuluh paspor dengan nama berbeda. Satu yang pasti, foto yang tertera adalah milik Darren Alfredo.
8.415.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 624 kali sebagai pelarian 42
Baca
+Pustaka
Mimpi Kelam Lilian

Mimpi Kelam Lilian

Sarah tersenyum sinis sembari berjalan dan menekan tombol lift. "Kaauuu ... uurgh!!" Jaden mengepalkan tangannya lagi kuat-kuat untuk menekan amarahnya yang sudah memuncak. Sarah dengan tenangnya hanya melenggang memasuki lift dan melambai penuh kemenangan padanya sambil tersenyum licik. Ia bahkan juga tak menghiraukan tatapan membunuh pria itu. **** Lilian mendesah, melepas cepol rambutnya yang dirasa terlalu kencang menarik kulit kepalanya. Ia menyandarkan tubuhnya pada kursi kerjanya yang nyaman.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai pelarian 42
Baca
+Pustaka
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

teriak Gendis sambil menggeleng, tangisnya pecah tak terbendung. “Semua identitas cocok, Bu. Ini benar Rain Maren Brawijaya. Kami menemukannya di bawah reruntuhan pelapon, bersama api, pecahan kaca, dan puing-puing batu,” jelas polisi dengan nada tegas.
10487.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.1K kali sebagai pelarian 42
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Baca Semua Ulasan
Pembalasan Sang Pewaris

Pembalasan Sang Pewaris

Elena yang dungu menurut saja karena masih dibawah kendali perasaannya pada Alan. Kini semuanya sudah terlewati, Elena bisa bernafas lega dan memulai kembali kehidupan barunya sebagai anak tunggal dari keluarga Wijaya. "Ma, aku minta maaf karena tidak mendengarkan perkataanmu. Seharusnya aku bisa melihat topeng yang mereka pakai dari awal," keluh Elena yang merasa dua tahunnya benar-benar terbuang. "Jadikan semua sebagai pelajaran, Elena. Ke depannya kmau harus lebih selektif dalam memilih pasangan. Mengerti?"
957 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai pelarian 42
Baca
+Pustaka
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

Dia tertawa—barangkali terlalu keras; menarik perhatian anak – anak. Tidak ada petunjuk bahwa Lore dan Arias akan segera menyusul; sekaligus menyerang Abihirt dari belakang. Mereka menargetkan perut pria itu untuk digelitik. Respons Abihirt luar biasa—hingga mengeliat di atas lantai.
1031.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pelarian 42
Baca
+Pustaka
Cinta dalam Pelarian

Cinta dalam Pelarian

“Ya, itu pasti akan menyenangkan.” “Ah, aku sudah terbayang-bayang… pantai luas… pasir putih yang halus… berenang di laut bebas… sunset… beach club...” Susan seolah sudah menentukan to do list nya. “Aku jadi tak sabar!” “Tahun lalu juga ada outing seperti ini?” tanya Sarah penasaran. “Ada. Tapi tahun lalu kita hanya pergi dekat-dekat saja. Tidak seperti kali ini. Tiba-tiba ke Bali, lho! Aku sangat excited! Nanti kita pakai bikini yang cantik yuk, Sarah!”
10764 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai pelarian 42
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Perselingkuhan

Gairah Liar Perselingkuhan

Semua parade kekayaan yang dipamerkan itu terasa hampa dan menggelikan. Lalu sebuah Lexus LC500 Convertible 2024 berwarna hitam metalik meluncur anggun dan berhenti tanpa suara di depan lobi, seperti seekor predator hitam yang baru tiba di sarangnya. Pintu mobil terbuka secara otomatis, dan Bimala Arkatama keluar dengan gaya khasnya yang telah terasah sejak lahir—tenang, angkuh, dan dipenuhi kepercayaan diri yang tak tergoyahkan. Dia mengenakan jas abu-abu arang yang elegan dengan kemeja hitam tanpa dasi, rambutnya yang tebal tertata sempurna. Setiap gerakannya memancarkan aura kekuasaan yang diwariskan, bukan didapatkan dengan susah payah.
33.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 693 kali sebagai pelarian 42
Baca
+Pustaka
Series Hutan Larangan

Series Hutan Larangan

Epilog 1 Harimau Putih Pawana, terus berjalan meninggalkan Hutan Larangan. Usai memberi pesan pada Arya agar tak membawa seorang wanita ke tempat mereka tinggal. Lelaki berambut putih itu menarik napas panjang. Bukan tak tahu ia ke mana Ana dan anaknya melangkah. Suatu tempat yang ia tinggalkan ratusan tahun yang lalu, ketika ia dan istrinya tak menemukan kesepakatan, hingga Pawana pun mengalah demi menghindari pertikaian. Wanita yang juga sama sakti dengannya, harimau putih dari Bukit Buas tempat mereka pertama kali bertemu.
1050.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pelarian 42
Baca
+Pustaka
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

Nayla tumbuh bukan dalam pelukan kasih sayang biasa, tapi dalam sistem yang dibangun untuk satu tujuan: Membantu membalaskan dendam nayla. *** DUAR! Suara tembakan menggema keras, memecah keheningan malam. Tubuh Tiara bergetar hebat. Ia bersembunyi di dalam kamar, tubuhnya meringkuk di balik tempat tidur. Tapi suara itu... suara ledakan peluru yang bergantian terus terdengar. Tak bisa ditutup. Tak bisa diabaikan.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai pelarian 42
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status