Karma(penyesalan)
Ia sudah cukup lelah dengan macet yang menghalanginya, ditambah lagi Edwin yang tak sabar menghadapi keadaan gawat ini, semakin membuatnya pusing.
Ia nyalakan klakson mobilnya dengan sangat lama dan panjang. Seakan memberitahu pada semua pengendara, kalau dia sedang kesal dengan kemacetan itu. Parman memukul keras setirnya, karena mobilnya daritadi hanya berjalan semenit sekali, dan itupun hanya satu meter saja. Mobilnya saat ini tak bisa berjalan sedikitpun. Ia menatap kemacetan dari luar. Terlihat dari arah berlawanan. Seorang perempuan yang berperut besar, tengah menembus kemacetan dengan menggunakan ojek online. Matanya tak berhenti menatap perempuan itu yang tak lain Amira.
인기 회차