(NOT) PERFECT BOYFRIEND
Dinda tertawa lagi mendengar jawabannya Alisya, terkadang beginilah Alisya selalu melihat denga yang dia lihat, kalau Dinda melihat dengan hati, itu sebabnya Dinda percaya kalau hatinya tidak pernah salah, Dinda yakin walaupun Ardzan tidak sesempurna lai-laki lain, tidak sepeduli laki-laki di luaran sana, atau Ardzan banyak kekurangannya, tapi Dinda percaya kalau Ardzan itu laki-laki baik.
“Bagi gue Ardzan tulus,” kata Dinda.
“Sorry, bukan gitu maksud gue Din,” Alisya menjadi tidak enak hati.
Dinda tersenyum, “Terserah lo mau beranggapan Ardzan seperti apa, tapi bagi gue Ardzan itu laki-laki paling baik, dia sangat sempurna, dia tulus kalau sayang sama orang.”
인기 회차