Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

gerutuku “Ya tuhaaan,maafkan aku jika belum bisa jadi istri yang baik..tapi aku kesaaaaaal “kataku kemudian sedikit berteriak menengadahkan kepala ke atas berbicara dengan sang pemilik hidup. “Rooom service “ teriak seseorang dibalik pintu. “Ooowh ya ampuuun ..”gerutuku malas melangkah ke pintu,sudah kesekian kalinya tamu yang mengetuk pintu kamarku adalah pelayan kamar. “Apalagi kali ini “ kataku malas “Tok..tok..tok...room service “katanya lagi “Sebentar..”jawabku bersiap memastikan pakaianku normal dan tertutup rapat.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai pintu teralis
Baca
+Pustaka
Betelgeuse

Betelgeuse

Pintu besi yang semula kokoh itu kini hancur menjadi bagian-bagian yang berukuran kecil seolah dihantam sebuah benda yang begitu kuat dengan kecepatan yang begitu dahsyat. Teresa menelan ludahnya saat ia dan Alex berjalan melewati pintu itu dan berjalan memeriksa ke sana. Di sana ia menemukan beberapa butir manik-manik yang masih ada di sana. Pandangannya seketika semakin buram dan air matanya pun luruh di detik berikutnya. Gadis itu terduduk di sana dengan isakan yang semakin keras dan kedua bahunya ikut bergetar karena isakannya.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai pintu teralis
Baca
+Pustaka
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Di bawah meja masih terdapat beberapa pot tanaman sehingga sudut itu terlihat seperti taman kecil. Satu set sofa dan satu set kursi teras menempati sisi kiri dan kanan balkon. Sebuah meja berukuran cukup besar diletakkan di dekat pagar teralis setinggi dada orang dewasa. Sebenarnya sudah ada pagar beton setinggi pinggang, tetapi Arsyi masih belum yakin dengan keamanannya, kemudian menambahkan teralis di atas pagar beton setinggi dada Helen. Sengaja Arsyi menggunakan teralis, bukan material yang lain agar dapat melihat pemandangan di bawah sana tanpa terhalang
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai pintu teralis
Baca
+Pustaka
Suamiku Mualaf Kaya Raya

Suamiku Mualaf Kaya Raya

"Kenapa bisa pintu belakang rumahmu bisa dibobol semudah itu, Nella. Rasanya kau pasang teralis besi, kan?" Nella mengangguk." iya, namun dua minggu lalu teralis pintu itu dilepas karena berkarat di bagian bawahnya. dan rencananya mau kuganti dengan yang baru. tapi ..." ucapan Nella tiba-tiba terhenti.
8.2175.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai pintu teralis
Baca
+Pustaka
Vampire Kesayangan Duke Berbahaya

Vampire Kesayangan Duke Berbahaya

Itu ada di bangunan Utara, tempat yang seharusnya paling aman di kediaman Grim. Selain struktur bangunan yang kokoh, lapisan teralis peraknya juga berkali lipat. Selain itu, ada buku mantera misterius yang sengaja ditanam di dalam pintu sebagai jimat. Seluruh hiasan tembok juga memiliki simbol aneh yang merupakan perlindungan terhadap mantera jahat. "Tempat apa ini?“ Elora sedikit tidak nyaman berada di dalam situ.
9.79.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai pintu teralis
Baca
+Pustaka
I Hate You, I Love You

I Hate You, I Love You

ujarnya heran. Secara perlahan Alana beranjak dari ranjangnya, ia melihat ada sebuah jendela yang di lengkapi tirai berwarna abu-abu menutupi sinar matahari untuk masuk ke dalam kamar tersebut. Ia melangkahkan kakinya menuju jendela membuka tirai jendela, tapi ada yang aneh jendela ini dilengkapi teralis. Dengan menyerngitkan dahinya, ia merasa di penjara di dalam kamar mewah tersebut.
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 540 kali sebagai pintu teralis
Baca
+Pustaka
SUPER CHEF WHO LOVES ME

SUPER CHEF WHO LOVES ME

ucap Dokter Pamela kepada Alena. Kedua wanita bergerak cepat. Mereka menutup semua pintu dan jendela. Benar yang diucapkan oleh Rendi, begitu terdengar langkah kejar-kejaran lalu suara pintu didobrak dari luar. Brakk! Pyaarr! Beruntung jendela dan pintu dilapisi oleh teralis besi. Namun tak urung kaca pintu hancur berkeping-keping berserakan di atas lantai oleh dobrakan barusan.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai pintu teralis
Baca
+Pustaka
Wanita Incaran CEO Arogan

Wanita Incaran CEO Arogan

Pintu pagar lipatnya yang berbahan aluminium pun tampak tertutup rapat tanpa celah. Debby keluar dari mobil untuk membuka sebagian pintu pagar yang didominasi warna cokelat tua dan cokelat muda itu. Tiga daun pintu didesain supaya membuka ke sisi kiri dan tiga lainnya membuka ke sisi kanan. Secara berselang seling, masing-masing permukaan daun pintu berwarna cokelat muda tersebut memiliki motif pohon bambu dan garis-garis vertikal.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai pintu teralis
Baca
+Pustaka
The Hero of My Life

The Hero of My Life

Ini sudah remang-remang, tapi masih bisa terlihat tatanannya yang unik. Lintang memandang rumah itu. Ya, rumah ini bagus sekali. Ada dua pintu terlihat dari depan. Pintu utama dengan teras agak lebar. Di samping kiri, ada pintu lain, yang lebih kecil. Di depannya ada jalan setapak dari bebatuan yang artistik, menuju pintu keluar lain. "Kak ..." Lintang memandang David. "Ayo, kita masuk." David menggandeng tangan Lintang. Gadis itu tidak menolak, dia mengikuti langkah David menuju ke teras.
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai pintu teralis
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Ayunina Sharlyn
Hai sweet readers, kalau baca bab ketemu Dokter Thomas, kasih bocoran ya... Dokter Thomas punya kisah juga lo, di novel Antara Arnesya dan Agnesia. Penasaran kisah serunya? Udah ada cetaknya. Boleh tengok IG ayunina.sharlyn biar dapat infonya ya ...
Damara_dini
Kakk.. aku author Damara_dini anak padepokan incess Alya.. baca blurbnya bagus kak.. mau masukin ke rak.. semoga jodoh ya sama novel Kakak.. aku kasih vote Dan Kakak vote balik ya.. moga bantu nyala bintang atau rating ya..
Baca Semua Ulasan
Kinari dan Benang Waktu

Kinari dan Benang Waktu

Pintu itu tinggi menjulang, lebih mirip perisai bagi dunia di baliknya daripada sekadar penghalang. Garis-garisnya halus, terlalu sempurna untuk ditempa oleh tangan anak tanah, dan dari celahnya menyusup cahaya pucat kebiruan yang berdenyut seiring detak El’Thyren. Tidak ada gagang, Tidak ada engsel. Hanya lembaran logam raksasa yang terasa… hidup. Kinari berdiri di sisi Kael, kedua tangannya terkepal.
922 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai pintu teralis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status