Pendekar Romantis
Hampir dua mingguan semenjak meninggalkan peristirahatan Nenek Nyi Rayi, Sembara belum dapat informasi soal Ranina, termasuk keberadaan musuh besarnya, yakni Dua Pendekar Bayangan.
“Apa aku harus kembali ke Pulau Monyet, tapi ini berlawanan dengan arah ke Kampung Bukit Bangkirai, ahh sudahlah aku lebih baik menyampaikan wasiat nenek Rayi dulu, baru ke sana!” batin Sembara, yang kini terlihat santai di sebuah warung yang terdapat di sebuah kampung yang sangat ramai.
Sembara kini sudah kembali berpakaian seperti dulu, yakni perlente dan sedikit pakai parfum, sehingga ia bak bangsawan yang sedang menyamar, juga dia kembali membeli seeekor kuda jantan hitam.
Chapitres populaires