Diabaikan Berujung Penyesalan
"Itu artinya, Sayang, kecelakaan bisa terjadi setiap hari. Perempuan seperti kamu ... mereka bisa terpeleset, terjatuh, ataupun kehilangan sesuatu."
Aku mundur secara refleks, tetapi tubuhku gemetar karena marah. Aku menoleh ke ayah angkatku, berharap ada sedikit penyesalan, tetapi yang kulihat hanyalah kekecewaan. Kekecewaan terhadapku, bukan pada mereka.
"Kamu benar-benar setuju dengan semua ini?" tanyaku dengan suara nyaris tak terdengar. "Dengan mereka mengancam nyawa cucumu sendiri?"