Selìni
Seketika rasa bersalah menyerang lelaki tadi– aneh, biasanya ia tidak peduli perasaan orang lain atau acuh-acuh saja.
Tapi kenapa ia merasa bersalah dan tidak enak?!
Keheningan kembali melanda keduanya, hanya terisi suara gemerutuk dari kayu yg terbakar.
Suaranya membuat Eleanor tidak nyaman, ia kembali buka percakapan agar tidak terlalu fokus pada suara tadi, "Siapa namamu?"
"Aku tidak punya nama."
"Pembual," Cerca gadis itu, tidak percaya.
Bab Populer