Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

"Nona Senja, apa saja yang Anda suka." Senja mengangguk, mengambil palet, mencelupkan kuas ke dalam cat, dan segera mulai menggoreskan kuasnya ke atas kertas. Tak lama kemudian, sebuah gambar hutan lebat dan mata air yang jernih terbentuk. Stuart mengamati goresannya, yang mengalir bebas dan santai, tampak halus dan nyaman. Hanya dengan beberapa goresan saja, orang sudah bisa melihat keterampilan sang seniman. Gayanya memang menyerupai sketsa yang sudah ia kirimkan ke email perusahaan. Hal ini telah mengurangi keraguannya beberapa poin.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai senja lukisan
Baca
+Pustaka
SEHIDUP SEJANNAH

SEHIDUP SEJANNAH

Aku tersenyum miris. "Wanitaku jauh lebih berharga dari pada hartamu itu. Aku tidak menyesal telah melepaskanmu dan memilih Seina sebagai istriku. Setidaknya dia jauh lebih mengerti bagaimana cara menghormati suaminya sendiri!"
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai senja lukisan
Baca
+Pustaka
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

Ia butuh bicara dengan Aksara. Malam di Bukit Halo sangat sunyi. Elang duduk di atas batu besar, memegang ponselnya yang akhirnya mendapatkan dua batang sinyal. Tiba-tiba, sebuah notifikasi muncul dari I*******m. Unggahan dari akun galeri Pak Danu. "Sneak peek untuk pameran 'Jejak yang Tertinggal'. Karya terbaru dari Aksara Sendja Nirmala: 'Sketsa Hujan dan Jejak Kehilangan'.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai senja lukisan
Baca
+Pustaka
Antara Fajar dan Senja

Antara Fajar dan Senja

Gue ga mau sakit hati. *** Nika – An, kamu udah beres belum ujian take home Dasar-Dasar Pendidikan? Nika mengirim pesan WA pada Ana. Ana – Boro-boro belum beres Ka. Kamu gimana udah beres? Nika – Haha ini aku lagi ngerjain. Pusing sumpah gue nyari artikelnya. Ana – Sama nih gue juga bingung ini masih kurang artikelnya huhuhu. Eh, iya jamber sih dikumpulinnya?
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai senja lukisan
Baca
+Pustaka
SENJA YANG KELABU

SENJA YANG KELABU

Cinta adalah Luka Bila bersama hanyalah duka Semesta berbicara...Bahwa takdir cinta Tak seindah sebuah Rencana... Sari berbicara dalam hati, Lumayan juga kata - katanya, memiliki arti dan makna mendalam, tapi sayang masih disegel jadi tidak bisa membaca isinya, jadi tidak tahu bagus apa tidaknya novel ini. Setelah menyimpan buku novel tersebut ditempat semula, Sari menghampiri Wina yang sedang asik membaca buku.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai senja lukisan
Baca
+Pustaka
Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

memiliki bakat seni seperti ini. Pameran Senja menyambut lonjakan kunjungan terbesar di tahun ini. Setiap potrait dan lukisan minyak di pameran, baik itu potret manusia maupun pemandangan semuanya terasa hidup di dalam lukisan, seolah-olah dianugerahi nyawa saja. Claire dan Javier mengunjungi Pameran Senja. Pengunjung pameran sangatlah ramai. Javier merangkul pundak Claire. “Kali ini Claire sudah bisa tenang, ‘kan?”
9.33.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93.7K kali sebagai senja lukisan
Tampilkan Ulasan (857)
Baca
+Pustaka
rincut
nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike
Siti Saodah
cerita yang sangat luar biasa ,menarik sekali untuk dibaca kelanjutannya ,penasaran dengan tokoh Claire Adhitama dan anak anaknya ,hasil perjuangan nya selama ini akan kah berhasil mempertahankan perusahaan ibunya ? dan ,penasaran juga dengan cerita cinta nya yg sudah membesarkan ketiga anaknya ???
Baca Semua Ulasan
Penguasa Seni Racun

Penguasa Seni Racun

Yuan Gang merupakan seorang Insect Cultivator, sehingga lebah adalah salah satu senjata rahasianya. Sedangkan Yuan Ping memunculkan dua buah boneka raksasa seukuran tiga kali lipat tubuh manusia dewasa. Saat boneka itu memancarkan sinar dari matanya, mereka seolah-olah bisa hidup layaknya memiliki nyawa sendiri. "Insect Dao : Fallen Sword!" "Puppet Dao : Two Slayer Lords!"
9.3144.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai senja lukisan
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
CIncin MErah
maaf sebelumnya bosss kuuuu,, ini sudah lewat awal bulan tapi juga belum update. kalau penulis cerita ini tidak bertanggung jawab,,, di blackis aja min. enak uang nya di sumbangin kepanti atau panti jompo,jadi berkah dapat pahala. dari pada gaji orang yang gak bertanggung jawab sama pekerjaan nya.?!
SWEET_OWL
Halo, bagaimana kabarnya semua. Terima kasih sudah bersedia membaca karya kami. Maaf karena beberapa hari belakangan ini tidak ada kabar. Sebagai informasi, kami akan mulai melanjutkan buku ini dalam beberapa hari ke depan. So, ditunggu ya. Terima kasih juga karena sudah setia dengan karya kami.
Baca Semua Ulasan
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Senala menunjuk wajahnya sendiri, “aku adalah perempuan, bukan nenek-nenek, yang pertama kamu lihat sedang mencuci muka di depanmu, begitu maksudmu?” “I ..., i ..., i-ya,” jawab Rimba. “Bukan nenek-nenek seperti Nenek Suyatim.” Senala terpingkal-pingkal. Si Manis melihat Senala dan mengikuti gerakan gadis itu: berguling-guling di pinggir sungai, ke kiri ke kanan. Senala tertawa terpingkal-pingkal sedang si Manis mencicit. Wajah Senala kembali kotor oleh tanah basah akibat tertawa sambil berguling-guling. Dia mengusap wajahnya sembari berkaca di aliran sungai.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai senja lukisan
Baca
+Pustaka
Bayangan di Balik Senja

Bayangan di Balik Senja

Meskipun lelah, mereka merasa semangat karena telah menemukan petunjuk penting dalam pencarian mereka. Setibanya di desa, mereka langsung menuju rumah Bu Martini. Nenek Anisa sedang menunggu dengan cemas di beranda, dan wajahnya berseri-seri saat melihat Anisa dan timnya kembali dengan selamat. Anisa segera menceritakan penemuan mereka, termasuk ukiran pada batu dan kitab kuno yang mereka bawa. "Nenek, kita membutuhkan bantuanmu untuk menerjemahkan ukiran ini," kata Anisa sambil menyerahkan salinan ukiran batu tersebut.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai senja lukisan
Baca
+Pustaka
Antara Hati dan Janji

Antara Hati dan Janji

Udara memang cukup dingin, namun menanjak seperti tadi tetap saja akan menghasilkan keringat. Aku mengambil tempat duduk di depan mereka. “Kau harusnya membawa alat lukismu, Kia, pemandangannya bagus sekali.” Saskia suka melukis alam, meski ia pandai melukis apa pun kurasa. Aku pernah melihat hasil lukisannya dari foto Arjuna. Aku sendiri tidak terlalu mengerti seni, tapi aku menikmatinya. “Apa tidak merepotkan membawa kanvas?” Dia melihatku.
10713 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai senja lukisan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status