Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dia

Dia

tanya Tita--nama gadis itu. "Iya, elah. Gitu aja jugaan," Lea bersungut. Dia kira ada hal penting apa yang ingin di sampaikan Tita sampai dia berani berbisik di kelas dosen yang terkenal killer ini. Baru saja Lea ingin memperbaiki posisi duduknya, terdengar suara dari arah depan kelas. "Kalian berdua! Yang bisik-bisik itu! Coba kalian jelaskan kenapa daya literasi di Indonesia relatif rendah?"
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai tai sui
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Balas Bu sri dengan nada tinggi “ Tunggu, Bu Sri masih nggak tahu namaku tidak ? ” “ Tentu tidak !!! ” Bantah Bu Sri Hasta datang tertatih dengan sawi penuh ditangannya. Wajahnya serius menyeimbangkan sawi-sawi agar tak terjatuh lagi. Dia lalu meletakkan kembali dikarung. Melihat Arka dan Bu Sri mengobrol, Hasta datang menghampiri.
9.82.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai tai sui
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

tanya Tuan Li, seberkas harapan tipis terselip di antara kecemasannya yang membumbung. Dokter itu menggelengkan kepala dengan perlahan, gurat keraguan tercetak jelas di wajahnya. "Kami belum bisa memastikannya secara medis, Tuan Li," dokter itu menghela napas berat, matanya tidak lepas dari layar pemantau saraf. "Secara fisik tubuhnya memang menghangat, tetapi aktivitas otaknya benar-benar aneh. Sinyal sarafnya menunjukkan lonjakan energi yang kacau, seolah-olah ada arus kesadaran dari luar yang dipaksa masuk kembali ke tubuhnya secara tiba-tiba, namun sistem motoriknya menolak untuk bangun. Ini tidak masuk akal. Tubuh Nona Jia Li seperti sedang menjadi medan pertempuran yang tidak bisa dije
10374 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai tai sui
Baca
+Pustaka
Bayang Pedang Cahaya Bulan

Bayang Pedang Cahaya Bulan

Tawa. ---
10371 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai tai sui
Baca
+Pustaka
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

Prajurit yang penuh bekas luka itu mencibir dan menunjuk ke batu uji di belakang pria beralis tebal itu. Pria dengan alis berbentuk sapu itu berbalik dan melihat pria berjubah hitam di belakangnya berjalan menuju batu uji, meletakkan tangannya di atas batu uji, dan batu uji itu segera memancarkan cahaya yang menyilaukan. "Lu Tai, 31 tahun; Alam: Tingkat Keempat Alam Yuan Dan; Garis Keturunan: Tingkat Rendah Peringkat Surga. Nilai keseluruhan: 4 poin, lulus."
1027.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 696 kali sebagai tai sui
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Ia menunduk sopan, menyalami satu per satu wanita paruh baya di sana. ​"Ah, cucu Harmlock ya? Cantik sekali aslinya," puji seorang wanita dengan sanggul rapi dan bros berlian. Seorang pria keturunan Jepang paruh baya berpakaian kimono abu-abu masuk ke ruangan. Ia adalah Sensei yang didatangkan khusus. "Hari ini pertemuan pertama kita untuk tema Shinka. Kita akan belajar tentang keseimbangan antara surga, bumi, dan manusia," ucap sang Sensei.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai tai sui
Baca
+Pustaka
Merayu Kaisar Tua

Merayu Kaisar Tua

Ucap Xiao Zhi, Tang Hua terdiam dan tidak berkata apa apa. Pada saat ini, dua orang prajurit menghentikan Tang Hua dan Xiao Zhi untuk melangkah maju. Seperti sebelumnya Tang Hua mengeluarkan token dan menyebutkan sandinya. Baru saja para prajurit itu membiarkan mereka lewat ketika seorang Kasim menghentikan mereka sekali lagi.
9.613.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai tai sui
Baca
+Pustaka
REINKARNASI PENDEKAR IBLIS

REINKARNASI PENDEKAR IBLIS

Satu sekte Bukit Surga mendengar suara jeritan itu. Makhluk itu membalik tubuh Sima Zhou. Dia akan memakan inti jiwa Sima Zhou yang ada di tulang ekor. Kenapa makhluk ini disebut sebagai si Pemakan Tai, itu karena dia memakan tulang ekor targetnya. Inti jiwa setiap manusia ada pada tulang ekor. Dia memakan inti jiwa bukan memakan tai karena posisinya di dekat sana. Julukan si Pemakan tai pun melekat pada dirinya. "In akhir bagiku."
9.313.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai tai sui
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Di suite presidensial hotel mewah Negeri Taiyang, suasana berubah sangat tegang. Cahaya televisi masih menyala, menampilkan rekaman berulang sosok bersayap yang menghancurkan Hydra Level S plus dengan satu tebasan pedang.
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tai sui
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status