Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

“Bagaimana kau bisa tahu bahwa ini adalah semacam teks? Apakah kau mengenalinya?” Fane mengangguk, dan segala macam emosi berkilat di matanya. Dia menghela napas pelan sebelum menunjuk pada kata-kata itu dan berkata, “Ini adalah teks yang hanya ditemukan di Dunia Hampa Ilahi. Sebagai dunia kelas 1, Dunia Hampa Ilahi memiliki peradabannya sendiri. Oleh karena itu, bahasa dan teks yang mereka gunakan berbeda dengan kita. Kata-kata yang terukir di kristal itu berasal dari Dunia Hampa Ilahi dan itu secara kasar berarti bahwa cairan merah di kristal itu adalah setetes darah Naga Gerhana Kuno!”
9.16.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271.0K kali sebagai teks bahibbak
Tampilkan Ulasan (2320)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Raka Abqary
karakter seperti ini yg pling bgus crtanya..tegas,berani,kuat & bsa mnyelesaikn mslahnya tnpa keraguan,,gk sprti "darill darby",buset dah lu,,klah mulu,,msuhnya lbih kuat drinya,brtingkh konyol,gk fokus ke mslahnya,yg diingatnnya hnya mmperbanyak wnita..bkn musnahkn msuh..ap lgi "philip clarke".....
Baca Semua Ulasan
Babu Jadi Menantu

Babu Jadi Menantu

Ia ikhlas Ttiiiiiinnnn....ttiiinnn... Brraaak....bbrraaaakkk.... *****
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai teks bahibbak
Baca
+Pustaka
21 Days in Sukabumi

21 Days in Sukabumi

----0o---- TBC 💚 Note: Teh/Teteh = Kak/Kakak
9.810.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai teks bahibbak
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

Aku mendapat giliran pertama untuk maju ke depan kelas. “Selamat pagi, teman-teman … namaku, Massika. Aku tinggal bersama dengan kakak dan ibuku. Rumahku tak jauh dari sekolah ini. Hobiku, bermain dengan hujan,” kataku, dengan penuh semangat. “Hahaha … bermain dengan hujan? Hati-hati, nanti di sambar petir, loh …,” sorak Zahir, mengejekku.
108.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai teks bahibbak
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Ponselku terus bergetar. Lagi dan lagi, setiap foto Vincent dengan kekasih barunya, Syafana, bermunculan. Mereka tampak berciuman dengan penuh gairah dalam bak mandi berisi sampanye dan bekas bibir berwarna merah yang ambigu di sebuah hotel bintang lima. Namaku Abella, aku adalah seorang eksekutif wanita di sebuah perusahaan teknologi kesehatan di Kota Neysa.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai teks bahibbak
Baca
+Pustaka
Bimbingan Panas Sahabatku

Bimbingan Panas Sahabatku

Sasha menyusul keluar dari ruang ujian ketika mendapati sahabatnya berdiri mematung menghadap langit. Ia langsung menghampiri, lalu menggandeng lengan Bita. "Gimana?" Bita menoleh pelan. Senyumnya masih mengembang lebar. "Feel so good." Ia mengembuskan napas panjang. "Rasanya kayak lagi ada di surga. Akhirnya gue berhasil nyampe di ujung kesengsaraan." Kedua tangannya terentang lebar. "Dan sekarang," katanya dengan nada penuh syukur, "gue resmi kembali menjadi manusia seutuhnya."
1019.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 715 kali sebagai teks bahibbak
Baca
+Pustaka
720 Jam

720 Jam

"Tata sama mas Habib..." See you next part 👋
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai teks bahibbak
Baca
+Pustaka
Bersyukur Memilikimu

Bersyukur Memilikimu

bentak Lexsa "Dasar gak punya malu, gak ada hati, lo pikir gue pantung yang gak punya perasaan. Udah dua kali lo udah buat hati gue sakit. Pertama lo mau bikin gue mati kehausan dengan cara gak bawaiin gue minum, dan kedua lo malah enak enakkan berpelukan sama Feby yang lo anggap sahabat itu sampai lupa waktu ia. Bagus."
27.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai teks bahibbak
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

bisik Eko sembari menatap pintu kamar Ijah. Eko mengatakan, jika dirinya telah mengh4bisi Bagyo, karena temannya itu telah memakan semua uang hasil penjualan pupuk dan alat-alat pertanian milik Asih yang dia curi. Jelas saja Tika tak percaya, karena saat itu, sang suami tengah ada proyek di suatu daerah yang mengharuskannya menginap di sana. Tika menangis mendengar semua itu. Rasa malu muncul di hatinya, saat terbayang wajah Asih dan Ijah -dua orang yang telah berbaik hati menampung keluarganya di sini.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai teks bahibbak
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan Tukang Bakso Biasa

Suamiku Bukan Tukang Bakso Biasa

tegas Sena keras dengan penuh penekanan. “Kurang ajar yak au tukang bakso!” pekik Rafael. Nafasnya naik turun, emosinya meluap tatkala ia terlihat tidak punya harga diri. Seorang Rafael manager perusahaan ternama kalah dengan tukang bakso keliling. “Arghhh, bagaimana bisa aku kalah dengan pria cupu itu!” hardik Rafael. “Mas, ada apa?” tanya Dewi yang entah sejak kapan ada di sana.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai teks bahibbak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status