Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
PEONY

PEONY

"Just for a year. Umurnya tujuh belas sebentar lagi. Dia akan dianggap dewasa secara hukum dan gue yakin dia bisa survive sendiri. Bian itu anak yang pintar. Pasti masa depannya akan cerah." "Her name is .. Bian?" "Bianca Peony." "Peony as a flower?" "Yep." Thea menarik napas panjang, seperti berusaha mengembalikan kewarasannya. "Dia ada di mobil saat ini." Deus melotot. "Dia di sini?!" "Lo bersedia bantu gue?"
1.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 44 Vezes como thorn rose
Ler
+Biblioteca
ROSES

ROSES

lanjut Hendery setelah meneteskan air matanya. --- Sedangkan dilain tempat, Varose menahan perasaan yang meluap. Gadis itu ingin memukul sesuatu terdekatnya, tatapan menajam tanpa rasa itu ia dapatkan setelah mengetahui bila perasaan yang muncul beberapa hari lalu ternyata tidak hilang. Bahkan setiap detik hanya ada nama dan suara itu. Greb! Varose hampir terjatuh saat sesuatu tumpul dan empuk menabarak punggungnya serta melingkari perutnya. Setelah menoleh sebentar, ia hanya bisa bernafas lega.
102.7K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 90 Vezes como thorn rose
Ler
+Biblioteca
Lily of the Valley

Lily of the Valley

Tangannya yang lain beralih untuk menyibak helai rambut yang menutupi pelipis Quinn, memperlihatkan Flower berwarna abu-abu, Sebuah bunga cantik berbenuk lonceng. "Lily of the Valley. Bunga cantik nan harum, namun memiliki racun yang mematikan." Ia mendekat, mencium lembut pelipis Quinn yang bergetar. "Jika aku harus memakan racun itu untuk melihat keindahnnya, aku tidak keberatan."
105.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 187 Vezes como thorn rose
Ler
+Biblioteca
[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

Ia juga menyalakan lilin aromaterapi dengan varian mawar yang sengaja ia bawa dari rumah. Hana memposisikan diri duduk bersila di depan Rosea. Berusaha mengurai ketakutan sahabatnya lewat usapan pelan di lengan Rosea. Hana pun menghindari menyentuh bagian-bagian tubuh yang Rosea benci hingga saat ini. “Ros…” Rosea masih bergeming. Tatapannya kosong. Menyiratkan seberapa banyak hal menyakitkan yang ia simpan sepanjang hidupnya.
104.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 167 Vezes como thorn rose
Ler
+Biblioteca
Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Sesuatu yang kecil. Kaelion berjalan mendekat, mengambil benda itu. Itu adalah sebuah bros anggur kecil, khas keluarga Thorne, dengan ukiran yang unik dan tulisan 'Thorne' di baliknya. Bros itu tampak terjatuh secara tidak sengaja.
102.3K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 46 Vezes como thorn rose
Ler
+Biblioteca
Alstroemeria

Alstroemeria

“Jadi ini sosok Alstroemeria yang dibicarakan para iblis dan Dewa di seluruh alam? Ternyata hanya manusia setengah dewa? Sungguh memalukan.” Xi An tak tinggal diam. Ia melesat, menjerat leher rubah tua dengan rantai spiritual. Pangeran Ketiga langsung mengikuti, menebas kepala rubah itu tanpa ragu. Sesaat setelahnya, aku menciptakan bunga lily hitam kedua untuk menyerap inti roh rubah tua hingga hancur menjadi abu. Ia tidak akan pernah bangkit lagi. “Pangeran Ketiga, bisakah kau membantu membakar kedua bunga lily ini?” pintaku sambil menunjuk lily hitam di atas jaring emas.
1015.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 468 Vezes como thorn rose
Ler
+Biblioteca
Bercerai Dari Kaisar!

Bercerai Dari Kaisar!

“Kau tahu ini?” Marquess Thorne yang sejak tadi berdiri sambil menahan sakit di bahunya melangkah maju. Darah masih menetes dari luka di lengannya, tetapi ia tetap memaksakan dirinya tegak. Begitu matanya jatuh pada bros itu, wajahnya berubah. Ada sesuatu seperti pengenalan... lalu ketegangan. “Itu...” suaranya tertahan sejenak sebelum akhirnya keluar, “lambang perampok dari Barat.”
9.322.7K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 657 Vezes como thorn rose
Ler
+Biblioteca
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Dari balik tanah yang retak, tanaman rambat Thorn-Vine yang telah ia perkuat dengan esensi Aethel-Flora meluncur seperti cambuk perak. "Kembali ke asalmu!" bisik Celestine. Akar-akar perak milik Celestine membelit sulur hitam sang monster, menjeratnya dengan kekuatan yang tidak masuk akal. Terjadi perang tarikan yang hebat, racun korosif monster itu mencoba membakar tanaman Celestine, namun berkat resonansi murni dari mawar perak, tanaman Celestine justru menyerap racun tersebut dan mengubahnya menjadi energi pengikat yang lebih kuat.
9.821.1K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 527 Vezes como thorn rose
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
123
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status