Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Trauma pacaran

Trauma pacaran

Rasa kesal menyelimuti diriku karena saat ini Gita sudah berada di kosan. Gita keterlaluan! Bisa-bisanya meninggalkanku di sini tanpa memikirkan bagaimana cara aku pulang. Karena dipaksa oleh Gita, aku tidak sempat membawa dompet. Aku mencoba mengecek di balik case ponsel yang biasanya selalu aku selipkan uang darurat. Namun naas tidak ada apapun di baliknya. Bagaimana caranya aku pulang?
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai traumatized
Baca
+Pustaka
HURT

HURT

Semua tentang Hana masih terpatri jelas di ingatannya dan semua itu kini menjadi bumerang yang menghancurkan dirinya secara perlahan. ++++ “Ma-maaf saya datang terlambat,” ucap Ae Ri dengan napas tersengal-sengal begitu berhadapan dengan Sung Jae. “Sa-saya .... Uhuk! Uhuk!” Ae Ri terbatuk-batuk. Melihat itu, Sung Jae segera menghampiri Ae Ri. Direngkuhnya bahu Ae Ri dan dibimbingnya duduk. “Tidak apa-apa, tidak apa-apa. Tenangkan dirimu, Ae Ri-ssi. Tarik napas dan embuskan perlahan.” Sung Jae memberi instruksi dengan sabar. “Ya, seperti itu. Bagus.”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai traumatized
Baca
+Pustaka
Petaka Di Gunung Rinjani

Petaka Di Gunung Rinjani

"Apa maksudnya, Pak?" "Ketika seseorang mengalami trauma yang sangat berat, pikiran mereka bisa bereaksi dengan cara yang tidak normal. Mereka bisa mulai membuat koneksi yang tidak ada, melihat pola-pola di mana tidak ada pola. Ini disebut dengan trauma-induced psychosis," kata Pak Darto sambil menempatkan tangan di bahu Firman dengan gerakan yang terlihat sangat penuh perhatian.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai traumatized
Baca
+Pustaka
Gadis Kesayangan si Raja Neraka

Gadis Kesayangan si Raja Neraka

Ia lalu berkata dengan lebih serius, “Kita harus membuat rencana aman. Kamu tidak boleh dibiarkan sendirian saat emosimu memuncak. Orang-orang terdekatmu harus tahu tanda-tandanya.” Anya teringat Nares. Tangannya mengerat. “Dan satu hal lagi,” lanjut dr. Melita. “Rasa bersalah dan merasa ‘kotor’ adalah gejala trauma, bukan fakta. Itu suara luka, bukan suara dirimu.” Anya terisak pelan. “Aku ingin sembuh, Dok. Aku tidak mau terus hidup seperti ini.” Dr. Melita tersenyum hangat.
846 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai traumatized
Baca
+Pustaka
Yang Ternoda

Yang Ternoda

“Maafkan aku, karena perbuatanku kamu mengalami trauma berkepanjangan ketika berada di dekatku. Maafkan aku, aku baru sadar jika reaksi tubuhmu yang gemetar saat kudekati adalah bentuk reaksi traumatik dari kejadian itu. Maafkan aku, sudah berkali-kali membuat traumamu kambuh. Aku berjanji mulai sekarang tidak akan menyentuhmu lagi tanpa izin darimu.” Air mata Zafira masih menetes, ada yang ingin dibantahnya dari ucapan Gilang. Setelah beberapa kali mengalami tremor ketika berinteraksi dengan Gilang, Zafira menyadari bahwa dekapan Gilang justru bisa mebuat tremornya langsung berhenti. Dengan kata lain, Gilang adalah racun tapi juga adalah obat bagi traumanya. Zafira ingin mengatakan itu, tap
1060.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai traumatized
Baca
+Pustaka
Dosen Killer Itu Suamiku

Dosen Killer Itu Suamiku

Hatinya sangat gelisah sehingga membuatnya tidak tenang. “Dok, bisa saya bertanya sebentar?” tanya Azham setelah berada di luar. Sontak, Fany berhenti melangkah seraya mengangguk. “Silahkan,” kata Fany ramah. “Bisa saya tahu. Kira-kira trauma apa yang memicu seseorang mengalami trauma kronis?” tanya. “Oh, itu. Ada karena mengalami kecelakaan, pelecehan seksual atau kehilangan seseorang yang dicintai secara berturut-turut juga bullying,” jelas Fany.
1015.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 485 kali sebagai traumatized
Baca
+Pustaka
Jurnal Sang Dokter

Jurnal Sang Dokter

Aku sudah tamat, dalam bencana yang mengerikan. Aku pingsan, tidak sadarkan diri, ini benar benar peristiwa traumatik yang begitu menyakitkan. Aku tidak sanggup, sangat menyesakkan dada, membuatku tidak mampu bernafas dengan benar, hanya menyisakan sesak yang menyiksa. *** Aku masih tidak sadarkan diri, namun tidak berlangsung lama. Aku mulai sadar, sendirian, berusaha bangkit, tidak ada yang menolong. Bangkit sendiri dalam balutan luka yang tidak terlihat.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai traumatized
Baca
+Pustaka
Aku Padamu, Gus!

Aku Padamu, Gus!

Dia adalah seorang psikiater yang bisa membantu kesembuhanku. Dokter Irma mencatat semua keluhanku. Kehilangan orang tua secara tiba-tiba, terjebak hutang, dan hampir diperkosa membuatku merasa sedih dan marah. Aku belum bisa berdamai dengan perasaanku. “Trauma yang dialami Ibu Shafia masih bisa disembuhkan. Memang tidak bisa dalam waktu dekat, tetapi Bapak bisa membantunya secara perlahan.
1060.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai traumatized
Baca
+Pustaka
Terlalu Kaya dan Tampan

Terlalu Kaya dan Tampan

“Gue nggak kemana-mana.” Nadia menggenggam tangan Kevin begitu keras sampai buku jarinya memutih. “Kalau… kalau Vin pergi… aku mati…” Kevin menutup mata. Itu kalimat yang memotong jiwanya. Dokter Masuk — dan Mengatakan Sesuatu yang Menghantam Kevin “Pasien mengalami acute traumatic trigger,” kata dokter. Kevin mengangguk. “Aku tau.” “Bukan cuma panik, Tuan. Ini lebih dalam.”
925 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai traumatized
Baca
+Pustaka
Menantu yang Tersakiti

Menantu yang Tersakiti

"Astaghfirullah," Lagi - lagi, hanya kekecewaan dan kesedihan yang kudapatkan. Kini, ponselku hancur lebur ditangan Mas Zidan. Aku memungutnya sambil terisak, mengingat semua perkataan Mas Zidan yang menusuk jiwaku. "Kau sudah keterlaluan Mas! Hiks," Aku memungut layar ponselku yang hancr berkeping - keping dilantai.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai traumatized
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status