JODOH PILIHAN MAMA
tawar Huda saat melihat Intan hanya memandangi kertas itu tanpa ada gerakan apapun untuk memulai mengerjakan.
Intan yang masih menunduk, menggelengkan kepalanya.
“OK. Saya kasih waktu dua jam dari sekarang,” ujar Huda sambil mengecek jam di pergelangan tangannya.
Mata Intan melebar.
Apa? Dua jam? Bisa mati membeku dia di sini, gerutunya dalam hati.
Huda kembali ke meja kerjanya. Sementara Intan masih duduk di bangku biasa pada mahasiswa berkonsultasi.
인기 회차