Idola Ranjang
Dia tau, Flower melindunginya dari derasnya salju.
"Aku bilang diam, berengsek! Jika aku mati, setidaknya jalang mu yang bodoh ini akan berguna untuk mu!” Jawab Flower ketus, “kau tenang saja. Aku tidak akan menghantuimu, jika aku benar-benar mati beberapa jam lagi.” lanjutnya dengan memberengut kesal, membuat Alex tak bisa menahan gerak bibirnya untuk sedikit tersenyum. Bisa-bisanya Flower masih bersikap santai dengan kecerewetannya, disaat seperti ini. Sedangkan tubuhnya saja sudah gemetar dan bibirnya mulai memutih. Siapa yang bisa bertahan di cuaca dingin seperti itu? Apalagi Flower hanya memakai kemeja tipis yang sudah tidak berlengan.
Sikat na Kabanata