WHERE
Pasti ia seperti orang aneh bagi si pemilik suara bass itu.
“lo ngehalangin jalan.” Kata pemilik suara bass itu, lagi.
Sharon gelagapan. Ia segera berpindah tempat. “ah ia, maaf.”
Kata maaf dari Sharon tak digubris orang itu. Edward namanya. Lelaki itu langsung berjalan mendahului Sharon yang sedang mematung. Edward yang dijuluki manusia batu es. Entah kenapa, Sharon sangat enggan kepada Edward. Bukan karena Edward anak dari pejabat kaya dan punya perusahaan besar. Tapi bagi Sharon, Edward punya aura yang sangat dingin. Edward pun yang selama ini Sharon lihat hanya bergaul dengan beberapa orang saja. Sharon juga jarang mendengar suara Edward. Tadi adalah kata-kata terpanjang yang Edward kelu
Capítulos em Alta