Rasa
timbal Ataya yang juga memberi salam.
Keduanya berjalan meninggalkan ruang tersebut, dan masih dalam kondisi canggung, Kyra dengan Athaya kembali tanpa ada topik pembicaraan di perjalanan.
"Tangan kamu dingin banget, Kyr, ekhem," ledek Ataya saat hampir tiba di kamar.
"Tangan kamu yang panas." Kyra menjawab cepat tanpa adanya pengelakan.
"Ekhem, ya jadi panas karena tangan Kyra dingin. Tangan Ataya perasaan, kayak suhu tangan manusia sehat pada umumnya." Ataya gemas melihat raut ke
Capítulos em Alta