Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sebuah Penyesalan

Sebuah Penyesalan

ucapnya berbicara sendiri sembari mata tetap tertuju pada Dexe. Dexe yang masih berpura-pura memungut sampah non organik pun sekarang tengah menuju ke tong sampah milik Jibs dari belakang. Hendak saja Dexe akan mengorek-orek sampah ke dalam tong sampah warna abu-abu. Dia agak terperanjat ketika pintu belakang ada yang membukanya. Nampak wajah berseri-seri Marwa berdiri tepat di belakang CCTV dan itu sengaja. Pura-pura sekali Marwa memberikan satu kantong plastik botol-botol bekas air mineral dengan mata mengedip agar cepat mengangkat tong sampah tersebut.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai 후회물
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

"Sorry, sorry. Handphone gue di dalem tas, jadi nggak kedengeran. Di sini bising banget." "Ya udah kalau gitu. Karena kamu udah ketemu sama temen-temnmu, aku ke depan lagi, ya," pamit Reno pada Alisya. "Terima kasih, Kak," ujar Alisya dengan debaran di hatinya. Reno tersenyum kecil. "Sama-sama." Reno pun berlalu pergi. "Hei, itu mata kondisikan. Inget, lu udah ada yang punya," sarkas Aryo.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai 후회물
Baca
+Pustaka
BEHIND

BEHIND

Lalu sehina apa mereka yang hidup tanpa nurani? Lantas, kuteguk minuman yang tak lagi dingin di gelas kelima hingga tandas. Lalu dengan segera membayar semua tagihan dan lekas berlalu. Hingga suara Jonathan kembali terngiang tanpa raga. Suara baritonnya seakan-akan terdengar menggema dalam ingatan. Mengenai Rose, ibunya, bibinya, Deers. Semua masih terngiang jelas dalam benak.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai 후회물
Baca
+Pustaka
AFTERFALL

AFTERFALL

𝙳𝚄𝚂𝙺𝙾𝙵𝙴𝚈𝙴 𝙿𝚁𝙴𝚂𝙴𝙽𝚃𝙸𝙽𝙶 【AFTERFALL】 “Putri ....”
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai 후회물
Baca
+Pustaka
Unforgettable

Unforgettable

Namun saat ini hanya kata-kata terakhir Reva yang ia ingat. Brandon teringat kembali saat Anna memintanya dengan sangat untuk membatalkan perjodohannya dengan Reva, ia sadar saat itu dirinya hanya ingin membantu gadis itu sampai-sampai tak pernah terpikir jika pembatalan perjodohan itulah yang akan menentukan akhir dari perjanjian Anna dengan Reva. Pertama kali dalam hidupnya Brandon merasa kesal dengan dirinya sendiri, semuanya sudah terlambat, seharusnya ia mendengarkan perkataan Anna hari itu, penyelesan memang selalu datang di akhir.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai 후회물
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Pewaris

Pembalasan Sang Pewaris

Untuk terakhir kalinya Elena menatap sebuah ukiran dinding bertuliskan 'Cempaka Putih'. Elena menjatuhkan salivanya kasar di tanah. "Cuih. Tunggu pembalasanku! Kalian akan membayar semuanya!!"
958 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai 후회물
Baca
+Pustaka
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Tapi tentu saja masih kalah dengan ‘Matahari Terbenam’ yang diberikan seseorang padaku. Disertai dengan foto kalung berlian besar hadiah dari Wiliam. [Aaaaa! Nggak kusangka dia benar-benar membelikanku set perhiasan giok ini! Katanya cocok dengan auraku!] Disertai dengan foto satu set perhiasan giok imperial terbaik. Satu demi satu unggahan itu menusuk mata dan hati Celine. Unggahan terakhir diposting satu jam yang lalu.
13.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai 후회물
Baca
+Pustaka
Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Aku ingin hidup. Meskipun tanpa harga diri sekalipun. Aku menahan napas dan menelan nasi basi itu sedikit demi sedikit. Dia berbalik pergi dengan gembira. "Hahaha, aku menang taruhan. Istri si bodoh bahkan mau makan nasi yang si Blacky saja nggak mau...." Setelah dia pergi, aku memuntahkan semua nasi basi itu. Sejak saat itu, aku menderita sakit lambung yang parah.
11.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 378 kali sebagai 후회물
Baca
+Pustaka
Akhirnya Aku Kembali

Akhirnya Aku Kembali

Wei Yuna mengambil kantong itu untuk melihat isi di dalamnya. “Itu adalah racun jamur hitam, racun yang tidak menimbulkan gejala pada korbannya. Orang suruhanku hari ini pergi membelinya,” jawab Shen Ara. “Racun? Maksud ibu…,” ucap Wei Yuna terjeda.
9.8191.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai 후회물
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status