Home / Romansa / Cinta di Puncak Dunia / Bab 16 : ANCAMAN

Share

Bab 16 : ANCAMAN

Author: Yoongina
last update publish date: 2026-07-15 18:16:02

​"Stupid!" teriak Jackson pada kedua anak buahnya yang menunduk kaku karena gagal menemukan keberadaan Elara.

​"You can't even find a single girl! What am I paying you all this money for?!" bentaknya murka sambil mengempaskan gelas di tangannya dengan keras ke atas meja kaca hingga berdentang nyaring.

​"Tenang, Jack. Jangan berteriak-teriak seperti orang gila," tegur Sherly, meski wajahnya sendiri sudah memerah menahan amarah.

​Sudah seminggu lebih Elara berhasil melarikan diri dari rumah, d
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Yoongina
gassss kakk
goodnovel comment avatar
Nopphy_lolipop
lanjut thorrr, seruuuuuu.........
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 28 : KEKALAHAN

    "Apa yang kamu lakukan di apartemen putraku?" Desis Katrin melangkah masuk dengan perlahan, membuat Elara mundur menjauh. ​"Aku... aku..." Elara mendadak kelu. Lidahnya kaku tak mampu menyelesaikan satu kalimat pun di hadapan wanita paruh baya berpenampilan elegan itu yang memiliki garis wajah mirip dengan Reygan. ​Tatapan mata Katrin yang tajam menyapu penampilan Elara dari atas ke bawah. 'Gadis ini benar-benar cantik, pantas saja putraku tergila-gila padanya,' batin Katrin menilai gadis yang berdiri gelisah di hadapannya. ​"Apartemen ini dibeli dengan fasilitas dari perusahaan keluarga kami," ucap Katrin dingin, suaranya tenang namun tegas. Ia meletakkan tas tangan mewahnya di atas meja makan, tepat di sebelah buku yang sempat dibaca Elara tadi. "Bukan untuk dijadikan tempat penampungan perempuan yang tidak jelas asal-usulnya." ​Elara menarik napas dalam, mencoba mengumpulkan sisa-sisa keberaniannya. Ia tidak boleh terlihat lemah jika ingin melindungi hubungannya dengan

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 27 : KEBOHONGAN

    Bagaimana mungkin Reygan bisa mengetahui nama "Adolf Group"? Apa tante Sherly dan Jackson telah berhasil menghancurkan Valero Corps dan sebagai seorang CEO sebuah perusahaan, Reygan pasti mendengar kabar kehancuran perusahaan besar itu, batin Elara cemas. 'Tidak, Reygan tidak boleh tahu kalau aku adalah pemilik Adolf Group yang sebenarnya. Aku tidak ingin terlibat dan terseret tindakan busuk Sherly dan Jackson.' ​Melihat reaksi tubuh Elara yang menegang kaku dan matanya yang membelalak penuh ketakutan, Reygan merasakan hatinya patah menjadi dua bagian. Reaksi itu adalah sebuah jawaban yang paling ia takuti. Dugaan Lingga terbukti benar. Gadis di hadapannya ini bukan sekedar gadis biasa. ​"El—" ​"Aku... aku hanya berasal dari keluarga biasa. Tidak memiliki nama belakang. Namaku Elara, hanya Elara!" potong Elara cepat dengan suara yang bergetar hebat. ​Reygan terdiam, sudut bibirnya tertarik membentuk senyuman tipis yang terasa dingin. Tangannya terangkat, mengusap pelan pi

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 26 : RAHASIA ELARA

    Reygan tersentak dari duduknya. "Jackson Vance? Calon suami Elara? Lo gila!" ​Lingga mendengus tegang. "Gue juga gak percaya dengan fakta ini. Tapi lo enggak bisa menyangkalnya, Rey," ucap Lingga sambil mengetuk-ngetukkan jarinya pada berkas yang ia bawa tadi. ​Pandangan tajam Reygan beralih pada tumpukan berkas di hadapannya. Dengan kasar ia meraih dokumen itu, lalu mengerutkan kening begitu melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa sosok yang memegang kuasa penuh atas Adolf Group saat ini adalah Jackson Vance. ​"Sepertinya Elara menyembunyikan sesuatu. Bagaimana mungkin calon suaminya bisa menjadi orang kepercayaan di perusahaan sebesar Adolf Group? Siapa Elara sebenarnya, Rey?" bisik Lingga, memecah keheningan mencekam di antara mereka. Reygan terdiam. Tenggorokannya terasa tercekat. Rasa kantuk yang sempat menggelayutinya kini menguap begitu saja. Mata tajamnya melebar, otaknya dipaksa bekerja keras memecahkan teka-teki hubungan antara Jackson, Elara, dan keluarga perusa

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 25 : PEMIMPIN BARU ADOLF GROUP

    Dua minggu telah berlalu sejak kejadian di Kafe Le Moka. Tidak ada tanda-tanda Jackson kembali mengirim orang bayaran untuk menyerang kafe itu. Kalaupun itu terjadi, Reygan telah menempatkan beberapa tim keamanan yang berjaga di sekitar lokasi untuk berjaga-jaga. ​Kembali pada malam saat Clarissa memberi Reygan kesempatan untuk memikirkan kembali keputusannya sebelum mereka melangsungkan pernikahan, Tama dan Katrin sebenarnya tidak setuju. Namun, mereka terpaksa menurut atas permintaan Clarissa. ​Sejak saat itu, Reygan selalu menyempatkan diri menemui Elara di kafe dan tidak mempedulikan peringatan terakhir Clarissa tentang 'rahasia besar Elara'. Ia menganggap ucapan Clarissa hanyalah angin lalu untuk membuatnya berpikir buruk tentang gadis malang itu. Reygan merasa dua minggu ini ia lebih bersemangat. Karena kedua orang tuanya pun tidak pernah lagi memantau posisinya karena permintaan Clarissa. Ia bahkan bisa membawa seluruh pekerjaannya untuk proyek Grand Valero Center ke kaf

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 24 : KESEMPATAN YANG DIBERIKAN

    Tama dan Katrin menatap tajam ke arah putranya yang berdiri di hadapan mereka. Reygan balik menatap kedua orang tuanya tanpa gentar. ​"Om, Tante. Maaf kalau Clarissa—" ​"Jangan meminta maaf, Clarissa. Justru Reygan yang seharusnya meminta maaf padamu," potong Katrin tanpa sedikit pun mengalihkan tatapan dari sang putra. ​"Apa yang bisa kamu jelaskan di depan Mama dan Papa, Reygan?" Pertanyaan Tama terdengar lirih namun tajam, sang pengusaha besar itu merasa telah gagal mendidik putra tunggalnya. ​"Aku sudah bilang. Ada wanita yang aku cintai, dan—" ​"Cukup," sela Tama. Tatapannya beralih pada Clarissa, dan sepasang bola mata pria paruh baya itu seketika melunak saat menatap sang gadis. "Clarissa, Om sudah menetapkan bahwa pernikahan kalian akan dilaksanakan minggu depan." ​"Pa—" ​"DIAM! Papa tidak menyuruhmu bicara!" bentak Tama dengan suara menggelegar. "Aku akan membawa gadis itu ke sini. Papa dan Mama akan lihat sendiri kalau Elara adalah gadis yang baik," Reygan me

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 23 : SAHABAT YANG MENGKHIANATI

    Clarissa. Namun, bukan hanya kehadiran Clarissa yang membuat amarah Reygan hampir meledak. Melainkan sosok pria yang melangkah maju dari balik punggung Clarissa. ​Pria itu menatap cemas ke arah Reygan. "Jadi sahabat gue sendiri udah bersekongkol dengan perempuan ini?" geram Reygan menatap Juna yang berdiri di samping Clarissa. "Rey, gue—" "Diam!" Bentak Reygan membuat Juna mengatupkan rahangnya rapat-rapat. "Jangan salahkan, Juna. Dia hanya memberitahu kebenaran di mana aku bisa menemukanmu." Potong Clarissa dengan senyum sinis yang tersungging di bibirnya. Kedua tangannya bersedekap di dada, sementara sepasang matanya yang dilapisi eyeliner tebal menatap lurus ke arah Reygan, lalu turun ke arah jemari Elara yang masih sedikit bergetar di dekat lengan jas pria itu. "Rey, dengerin gue dulu..." Juna mencoba melangkah maju, tangannya terangkat setengah, meminta waktu untuk menjelaskan. Wajahnya tampak kusut, dan ada kecemasan di matanya saat melihat bagaimana rahang Reygan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status