MasukAku hanya manusia biasa yang punya hawa nafsu. Walau awal pernikahan ketigaku dengan seorang ABG hanya untuk menjalani program bayi tabung karena istriku tak punya rahim. Salahkah aku bila menyalahi janji karena mencintaiistri ketigaku dan ingin menyentuhnya. Gayungpun bersambut, ternyata istri beliaku juga mencintaiku. Bagaimana jika istri pertamaku tahu kalau kami saling mencintai dan sudah menyatukan dua raga dalam balutan puncak asmara.
Lihat lebih banyakเสียงอาจารย์หนุ่มวัย35 ปี ยืนบรรยายอยู่หน้าห้อง เสียงทุ้มนุ่มน่าฟัง อธิบายเรื่องยากให้เป็นเรื่องง่าย จนนักศึกษาหลายคน อดจะปลื้มปริ่มไม่ได้ วิชานี้ ยากมาก แต่อาจารย์รณพีร์ สอนเก่งมาก เสียงนักศึกษาชื่นชมออกมา ไม่ขาดปาก นักศึกษาปี 4 ทยอยเก็บข้าวของเตรียมจะเดินออกจากห้อง วิชานี้เป็นวิชาหลัก ของนักศึกษาหลายเอกวิชา จึงมีนักศึกษานับได้เกือบร้อยคน นั่งเรียนกันเต็มห้อง นักศึกษาปี 4 ใก้ลจะจบแล้ว เหลือเพียงไม่กี่ตัวที่ลงเรียน ทุกคนจึงตั้งใจกันมาก
"ก่อนจะเลิกคลาสวันนี้ ผมมีโครงการจะมาคุยกับพวกคุณ ขอเวลาสัก10 นาทีนะครับ "
อาจารย์ที่อยู่หน้าห้องบอกมา
"ปีนี้ทางมหาวิทยาลัย มีโปรเจ็คจะไปสอนน้องๆที่ต่างจังหวัด ช่วงปิดภาคเรียน ผมอยากจะชวนพวกคุณไปร่วมกิจกรรมนี้ด้วย และที่สำคัญ ทางมหาวิทยาลัย จะถือว่าคุณออกไปฝึกวิชาชีพประสบการ์ณด้วย ถือเป็นการฝึกงานไปในตัว "
สิ้นเสียงคำถาม หลายๆคนก็มองหน้ากันทันที
"ถ้าพวกคุณมีที่ฝึกงานที่ติดต่อเอาไว้แล้ว ก็ขอให้ไปทำที่นั่นนะครับ เพราะทางมหาวิทยาลัย ไม่อยากให้เสียเครดิต แต่หากพวกคุณยังไม่มีและอยากไป ทางมหาวิทยาลัย จะขอคัดเลือกตัวแทนไปนะครับ ถ้ามีผู้สนใจจำนวนมาก และอีกอย่างไปครั้งนี้ มีเบี้ยเลี้ยงให้ด้วยนะครับ "
"มีใครมีคำถามไหมครับ ถ้าไม่มีวันนี้ขอบคุณมาก " อาจารย์รณพีร์บอกเลิกคลาส แล้วเตรียมเก็บของของตัวเอง
"อาจารย์คะ " เสียงหวานเรียกเค้า
"มีอะไรครับ นักศึกษา " เค้าเงยหน้าขึ้นมองมา นักศึกษาสาวสองสามคนตรงหน้า
" คือถ้าจะสมัคร ลงชื่อที่อาจารย์เลยใช่ไหมคะ " เค้าพยักหน้า แล้วส่งกระดาษไปให้ "เขียนชื่อ เบอร์โทร และวิชาเอกด้วยนะครับ แล้วทางคณะจะเรียกมาสอบสัมภาษณ์อีกที
"นับดาว ตกลงไปไหม " เสียงของหญิงสาวอีกคน ถามคนที่ยืนนิ่งอยู่ข้างหลังสุด ที่ยังไม่ตัดสินใจ นักศึกษาสาวผมยาว ใบหน้าสวยใส กัดปากตัวเองอย่างใช้ความคิด จนเพื่อนเร่ง
"ตกลงว่าไง ไปไม่ไป " คนโดนเร่งถอนหายใจออกมา
"ไปก็ได้ แค่ลองดูนะ เผื่อไม่ได้ไป พวกเธออย่ามาโกรธเรานะ " นับดาวบอกเพื่อนก่อนจะเขียนชื่อตัวเองลงไป
"แล้วจะแจ้งวันสัมภาษณ์อีกทีนะครับ
" อาจารย์หนุ่มบอกอีกครั้ง แล้วดูลายมือชื่อ ที่เพิ่งได้รับมา นับดาว
เอกสารต่างๆวางลงบนโต้ะทำงาน ในภาควิชา อาจารย์หลายคนส่งยิ้มบางๆทักทายอาจารย์หนุ่มที่เดินเข้ามา มือที่เก็บเอกสาร เรียงให้เข้าที่ แล้วดูกระดาษที่เขียนรายชื่ออีกครั้ง "
อาจารย์สมรครับ ตารางฝึกงานของมหาวิทยาลัย จะคัดเลือกเมื่อไหร่ครับ " เสียงอาจารย์รณพีร์ ถามออกไป
"น่าจะอาทิตย์หน้าค่ะ ถ้ายังไงต้องช่วยกันนะคะ เพราะเราจะต้องบรีฟนักศึกษาก่อนไปด้วย ของวิชาอาจารย์สมัครมากี่คนแล้วค่ะ "
รณพีร์มองดูรายชื่อนักศึกษาที่เพิ่งจดมาให้มาเพียงสามคนเท่านั้น สงสัยว่าต้องได้ไปทั้งสามคนแน่ๆเลย อาจารย์หนุ่มบอกกับตัวเองแล้วเปิดลิ้นชักออกมา เพื่อเก็บกระดาษใบนั้นลงไป กล่องแหวนแต่งงานอันเล็ก ยังคงอยู่ในนั้นเช่นเดิม รณพีร์ปัดความรู้สึก แล้วปิดลิ้นชักลง ก่อนจะเรียกสมาธิของตัวเองให้กลับมาอีกครั้ง เพื่อเริ่มตรวจงานของนักศึกษาที่นำการบ้านมาส่ง
" นับดาว เพิ่งเลิกเรียนหรอครับ " เสียงเพื่อนชายต่างคณะที่ยืนรออยู่หน้าโถงกลางอาคารรีบเดินมาถาม นับดาวพยักหน้าตอบ
" เพิ่งเลิก แทนละ "
"ผมมารอนับ ไปกินข้าวกันนะ มีร้านเปิดใหม่ข้างมอ ผมอยากพานับไปกิน "
คนโดนชวนทำสีหน้าเจื่อนๆ "ชวนเพื่อนไปด้วยก็ได้ ถ้านับไม่อยากไปกับผมตามลำพัง "
ชายหนุ่มยังคงเสนอไอเดีย "เราไม่ว่าง มีงานต้องส่ง เรากินที่โรงอาหารดีกว่า ขอโทษนะแทน "
เสียงหวานตอบปฎิเสธไป ทำเอาเพื่อนๆที่มาด้วย หน้าจืดเจื่อนเต็มที "ถ้างั้น แทนกินกับนับดาวที่นี่ดีไหมละ " หนึ่งในสองเพื่อนสาว ออกความเห็น ชายหนุ่มพยักหน้า " โอเคครับ ตามใจนับดาวเลย ผมยังไงก็ได้"
ชายหนุ่มรูปหล่อยิ้มออกมา "ไปครับทานอะไร นับดาวไปเลือกเลย ผมจัดการเอง "
นับดาวมองเพื่อนที่ออกความเห็นแล้วคาดโทษในใจ "เดี๋ยวค่อยคุยกัน "
Aini menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang dan menutup mulutnya dengan bantal. Buliran bening membasahi pipinya. Sakit sekali rasanya. Terasa ada luka dalam dadanya. Walau berusaha untuk ikhlas tapi tetap saja sangat sulit menjalaninya. Mencoba mematikan rasa cinta juga tak semudah membalik telapak tangan. Pernikahan yang di jalani hampir separuh dari usianya. Tak mudah untuk melupakan kenangan indah begitu saja. Rasanya jijik kalau tubuh ini harus tersentuh oleh pria yang pernah merendahkan harga dirinya. Tangisan Aini semakin keras dan diapun berusaha untuk meredamnya.Terdengar pintu di buka dari luar. Aini buru-buru menghapus airmatanya dan berpura-oura tidur. Dia tahu pasti suaminya yang mendatanginya. Rasa kesal dalam hati masih belum bisa terlupakan. Seandainya bisa memilih, Aini tak mau kembali bersama suaminya. Namun rasa tanggung jawabnya sebagai orang yang telah menghancurkan rumah tangganya sendiri, Aini memilih untuk bertahan walau tak mudah. Ia akan mencoba memperbaiki s
Erlangga lalu beranjak dan mendekati ibu Aini, lalu mencium punggung tangan wanita yang seumuran dengan ayahnya. “Ibu, tolong restui kami.”“Iya Nak, ibu merestui kalian. Tolong, jangan sakiti lagi putriku lagi.”“Iya bu, saya janji.” Erlangga lalu memeluk ibu mertuanya.Warga yang berkumpul juga menjadi saksi penyatuan kembali dua hati yang pernah terpisah. Kebahagiaan tengah menyelimuti hati mereka. Duka lara telah lenyap dan berganti dengan kebahagiaan yang membayang di pelupuk mata.****Erlangga duduk santai bersama ketiga istrinya di ruang keluarga. Hatinya begitu lega. Masalah rumit yang menghampiri sedikit terurai. Istri pertama yang begitu dicintai telah menyatu kembali dalam bingkai suci. Erlangga begitu bahagia. Tak sedetikpun tatapan matanya lepas dari pandangannya.“Aini.”“Ya.”“Seperti yang telah aku katakan, Marta dan Bunga akan menempati rumah mereka masing-masing. Dan rumah itu masih di renovasi. Sebelum rumah itu jadi, aku mohon, tolong ijinkan mereka untuk tinggal
Bunga memegang tangan Aini, “Tidak tante, Pak Er suami tante, surga tante ada bersamanya. Tante yang harus kembali padanya, menjadi satu-satunya permaisuri. Bunga tidak punya hak apapun, biarkan Bunga yang pergi.” Ucap Bunga disela tangisnya. Ia melepas tangan Aini dan hendak berlari. Namun Aini menghentikannya dengan memegang lengan Bunga.“Jangan pergi, kamu juga punya hak terhadap suamimu. Hanya kamu yang bisa membuat Mas Erlangga bahagia. Percayalah pada tante. Jangan pernah meninggalkan suamimu.”“Tidak Aini, Kalau kamu bersikeras untuk bercerai, kami juga memilih untuk bercerai. Itu baru namanya adil!” ucap Marta tegas.“Tante Marta benar.”Erlangga melangkah mendekati ketiga istrinya. “Aini, aku janji akan berbuat adil kepada kalian. Aku akan memisahkan kalian. Rumah yang kita tempati akan menjadi milikmu, beserta separuh harta bersama yang kita peroleh saat hanya ada kita berdua. Aku akan segera mengurusnya ke notaris. Aku juga akan membelikan rumah kepada Bunga dan Marta, wala
“Tidak bisa begitu Aini! Erlangga tidak menghianati siapapun! Bunga juga istrinya. Dan jangan lupa, semua terjadi karena kebodohanmu yang membawanya masuk kedalam kehidupan rumah tanggamu, termasuk juga diriku! Apa artinya aku juga menghianatimu?!” Marta berusaha mengingatkan kesalahan fatal yang Aini lakukan.Aini terkejut dengan kehadiran Marta. Ia menggelengkan kepala lalu menunduk lebih dalam dan makin larut dalam tangis. Tubuh Aini terasa lemas lalu duduk dikursi kayu.Marta berlutut dihadapan Aini dan menggenggam kedua tangannya erat.“Aini, ingat, semua ide dari kamu. Dan saat itu Erlangga sudah menolak mentah-mentah keinginanmu. Dia manusia biasa yang pasti punya khilaf. Dia menolak, untuk menjaga hatinya hanya untukmu. Namun kamu mengabaikan dan terus mendorong suamimu untuk menikahiku dan juga Bunga. Tolong berfikirlah, Erlangga tidak pernah berkhianat. Hatinya hanya milikmu.”“Apa yang di lakukan bersama Bunga itu adalah kewajibannya sebagai suami dan juga memenuhi kebutuh
“Bunga? Ngapain kamu di situ, Sayang?” Erlangga melihat Bunga berada di dalam lemari pakaian tengah duduk sembari menangkupkan kedua tangannya di wajah. Ia lalu mensejajarkan dirinya dengan Bunga sembari melepas kedua tangan istrinya yang menutupi wajah.“Pak Er, mau ngapain ke sini?” Bunga cemas dan
“Itu duit empat puluh juta cash untuk menebus Bunga. Nanti sisanya aku antar lagi kesini! Mulai saat ini, hubungan Lo sama Bunga end. Gak nyangka ngakunya orang kaya tapi hanya berani bayar recehan untuk gadis secantik Bunga. Sekarang aku akan membawa Bunga.” Ucap Rico kepada Erlangga seraya menarik
Erlangga mematung di ruang kerjanya. Ia tahu ini sangat menyakitkan bagi Martha. Tapi Erlangga juga tidak bisa berbohong kepada dirinya sendiri, cintanya memang belum bisa tumbuh terhadap Martha.Pria bekacamata itu tak bisa mengingkarinya, bukan karena Martha sakit, tapi memang cintanya yang tak mau
“Justru karena aku mencintai kamu. aku ingin kamu bahagia dan punya anak dari benih kamu, Mas. Berkali-kali aku sudah membicarakan ini.” Aini juga berdiri dan balas menatap tajam suaminya.“Aku tidak mau! punya istri dua saja Aku belum bisa bertindak adil kepada Martha. Aku banyak dosa padanya! dan






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan