Share

Bab 47. Mulai.

Penulis: Zayn Z
last update Tanggal publikasi: 2026-06-14 16:30:54

Bab 47. Mulai.

Lanjutkan dengan dimulainya pengobatan.

Nuan Nuan menghilangkan rasa malunya, ia pun melepas seluruh pakaiannya yang memang sudah sangat lengket dengan cairan yang keluar dari sisik sisik tersebut.

Lagipula, ini bukan pertama kalinya ia telanjang di hadapan seorang pria, dulu ia pernah bertunangan dan satu kebodohannya membuat ia melepas kegadisannya dan akhirnya ia terjebak dalam masalah yang rumit dimana imbasnya adalah apa yang terjadi pada dirinya sekarang.

Nuan Nuan berbarin
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 49. (21+) Ganda.

    Bab 49. (21+) Ganda.Tian Fan akhirnya bergerak. Tangannya terangkat, bukan untuk memeluk, tetapi untuk mencengkeram bahu Nuan Nuan. “Kau tahu risikonya? Kau tahu apa yang kau katakan?” suara Tian Fan tenang.Ia mendekatkan wajahnya, nafas hangatnya menghembus di leher Tian Fan . “Lakukan saja.”Tian Fan menutup matanya sejenak, lalu membukanya kembali. Kilatan biru melintas di irisnya.Ia menarik Nuan Nuan mendekat. Tidak ada ciuman romantis, tidak ada belaian lembut. Ketika bibir mereka bertemu, itu adalah benturan dua kutub energi yang bertolak belakang.Boom!Gelombang kejut spiritual meledak di dalam mulut mereka. Tian Fan mengerang pelan saat energi Yin murni dari Nuan Nuan mengalir deras masuk ke dalam meridiannya melalui titik kontak tersebut. Sebaliknya, energi Yang yang panas dan agresif dari Tian Fan menerobos masuk ke tubuh Nuan Nuan, mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh racun qi.Tian Fan melihat benang benang qi yang muncul dari aura Nuan Nuan kini seperti

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 48. Saling Memanfaatkan

    Bab 48. Saling MemanfaatkanJawaban Tian Fan memang sangat singkat. Namun bagi Nuan Nuan, itu sudah lebih dari cukup. Ia tidak membutuhkan penjelasan panjang karena dari petunjuk yang ada, ia sudah mampu menyusun gambaran besar di dalam kepalanya.Dua wanita pengguna teknik es dan sekarang Tian Fan memiliki kekuatan es yang sangat mirip dengan mereka. Semakin dipikirkan, semakin jelas bahwa wanita yang dimaksud Tian Fan kemungkinan besar adalah dua wanita yang pernah menjadi korban ulahnya.Memikirkan hal itu membuat sudut bibir Nuan Nuan sedikit terangkat."Aku mengerti sekarang..." gumamnya dalam hati.Jika dugaannya benar, maka pemuda di depannya dan dirinya memiliki satu kesamaan.Mereka sama-sama terkait dengan dua wanita dari Sekte Salju Putih dan kesamaan aneh itu membuatnya merasa memanfaatkan situasinya.Sementara itu Tian Fan sama sekali tidak mengetahui apa yang sedang dipikirkan wanita tersebut. Perhatiannya sepenuhnya tertuju pada proses pembedahan yang hampir selesa

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 47. Mulai.

    Bab 47. Mulai.Lanjutkan dengan dimulainya pengobatan.Nuan Nuan menghilangkan rasa malunya, ia pun melepas seluruh pakaiannya yang memang sudah sangat lengket dengan cairan yang keluar dari sisik sisik tersebut.Lagipula, ini bukan pertama kalinya ia telanjang di hadapan seorang pria, dulu ia pernah bertunangan dan satu kebodohannya membuat ia melepas kegadisannya dan akhirnya ia terjebak dalam masalah yang rumit dimana imbasnya adalah apa yang terjadi pada dirinya sekarang.Nuan Nuan berbaring di atas jubah yang telah disiapkan, ia melirik sekilas pada dirinya dimana kini hampir seluruh kulit di tubuhnya dipenuhi sisik. Ia kemudian melirik Tian Fan yang terlihat tenang dan tidak terganggu dengan kondisinya yang tanpa pakaian.Tian Fan memulai tindakannya.Ia mengarahkan bola es yang melayang di atas telapak tangannya ke tubuh Nuan Nuan dan hanya berjarak dua jari dari permukaan kulit dan sisik di tubuhnya. Nuan Nuan terkejut mendapati tubuhnya seperti diselimuti es, namun rasa ding

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 46. Ternyata

    Bab 46. Ternyata.Nuan Nuan terdiam cukup lama setelah mendengar penjelasan Tian Fan,kini tatapannya jatuh pada berbagai peralatan yang sudah dikeluarkan pemuda itu dari cincin penyimpanannya.Jarum perak,pisau bedah,benang jahit khusus,serta beberapa botol ramuan yang tidak ia kenali.Jujur saja, ia baru melihat benda benda tersebut untuk pengobatan karena di tempatnya hanya menggunakan ramuan dan pil saja untuk penyembuhan. Namun ia juga sadar jika kondisinya berbeda, lagipula pil penyembuhan tingkat tinggi pun akan sulit didapatkan karena hanya para alkemis yang bisa membuatnya dan untuk itu pastinya akan membutuhkan waktu lagi mengingat alkemis terbaik hanya ada di benua tengah.Jantungnya berdegup sedikit lebih cepat. Sebagai seorang kultivator, ia tentu pernah mengalami luka yang jauh lebih parah dari ini. Namun membiarkan seseorang membedah tubuhnya secara sadar tetap bukan keputusan yang mudah. Terlebih lagi orang yang akan melakukannya adalah seorang pemuda yang baru dikena

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 45. Keracunan.

    Bab 45. Keracunan.Setelah menghabiskan cukup banyak waktu untuk mencoba kemampuan baru yang diperoleh dari Inti Es Abadi, Tian Fan akhirnya menghentikan latihannya.Langit di atas Hutan Hijau kini telah berubah gelap. Bulan sabit menggantung tinggi di langit sementara cahaya bintang menerangi jalur-jalur kecil di antara pepohonan.Tian Fan menatap telapak tangannya untuk terakhir kali sebelum menghela nafas pelan."Hari ini rasanya sudah cukup."Meski gagal meningkatkan ranah kultivasinya, ia tetap memperoleh sesuatu yang sangat berharga. Setidaknya sekarang ia memahami bahwa Inti Es Abadi tidak hanya berdiam di dalam dantiannya.Sebagian kekuatan itu ternyata telah menyebar ke dalam meridian-meridian miliknya dan mampu mengubah sifat energi spiritual yang ia gunakan. Hal itu saja sudah cukup membuat kekuatan tempurnya meningkat jauh dibanding sebelumnya.Tian Fan pun berbalik dan mulai meninggalkan area tersebut. Namun baru beberapa langkah berjalan."...tolong..."Sebuah suara lema

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 44. Mencari tahu.

    Bab 44. Mencari tahu.Tian Fan berhasil meninggalkan Restoran Giok Hijau tanpa menarik perhatian siapapun di dalam ruangan. Saat ia turun ke lantai bawah, Lan Ren sudah menunggu di dekat pintu masuk dengan ekspresi yang agak aneh.Melihat Tian Fan keluar dengan santai, lelaki tua itu langsung menghela napas lega."Tuan Muda."Tian Fan tersenyum,jelas dari raut wajahnya pasti ada yang ingin disampaikannya."Bagaimana situasinya?"Lan Ren segera mengikuti langkah Tian Fan keluar dari restoran.Ada hal yang cukup menarik terjadi.” "Tuan Muda Xie Wang tadi dijemput oleh Kakak Tertuanya."Tian Fan mengangkat alis."Xie Ba?"Lan Ren mengangguk."Benar. Awalnya wajahnya sangat buruk dan sepertinya ingin langsung membalas perlakuan Tuan Muda. Tapi setelah Xie Wang mengatakan sesuatu padanya, mereka langsung pergi."Tian Fan berpikir sejenak lalu tersenyum tipis setelahnya."Sepertinya mereka menahan diri dan pastinya akan mencari kesempatan dilain waktu.”Lan Ren ikut tersenyum pahit mendeng

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status