Siapa yang menyangka, setelah saling mencocokkan peta lokasi, ternyata keluarga Hermawan menginap di komplek resor mewah yang sama dengan Icha. Vila mereka hanya berjarak beberapa nomor saja dari water villa privat yang ditempati Icha dan Noah.Di tengah keriuhan obrolan antara Rahayu, Sabrina, Kinos, dan Icha, Hermawan lebih banyak memosisikan diri sebagai pendengar. Diam-diam, sepasang mata pria paruh baya itu terus memperhatikan setiap gerak-gerik wajah Icha dari seberang meja.Ketika Icha tertawa mendengar celotehan Sabrina, atau saat gadis itu membetulkan posisi topi jeraminya, ingatan Hermawan mendadak ditarik paksa ke memori belasan tahun silam. Benar kata istrinya tadi. Struktur tulang pipi Icha, sorot mata jernihnya yang tegas, hingga kerutan kecil di dahinya saat berpikir ... semuanya benar-benar mirip dengan mendiang adik kandungnya, Ghani, yang telah lama meninggal dunia akibat serangan jantung mendadak.Jantung Hermawan berdegup sedikit lebih cepat. Ada sejuta pertanyaan
Read more