Acara belanja Camelia yang semula tenang, kini berubah total menjadi sore yang sangat berisik. Setiap kali Camelia mendorong trolinya melewati lorong supermarket, Restu dan Kenzo selalu berada di kanan dan kirinya, melontarkan asumsi-asumsi liar yang semakin tidak masuk akal. "Pasti dosen kamu itu tipe yang kalau jalan bunyi napasnya kedengaran sampai radius dua meter, kan? Tua, gendut, terus kalau ngomong muncrat?" tebak Kenzo sambil mengambil satu bungkus keripik dari rak dan memasukkannya ke troli Camelia tanpa izin. Restu tertawa tertaha, "Enggak, Zo. Feeling gue, dia itu tipe dosen yang sisiran rambutnya ditarik ke samping buat nutupin kebotakan di tengah. Kumisnya tebal, gigi warnanya kuning karena keseringan ngerokok, dan hobinya pakai batik yang kegedean." Camelia hanya bisa menggeleng kepala sambil tertawa cekikikan. Bayangan Kenan Abimanyu yang tampan, bertubuh atletis, dan selalu tampil perfect sangat jauh dari gambaran "horor" kedua abangnya. Namun, Camelia memilih
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-05-05 อ่านเพิ่มเติม