Lisa yang mendengar teriakan Lastri, langsung membalas dengan mata melotot."Jaga mulutmu, ya, perempuan gila! Kamu siapa berani masuk ke sini?!" bentak Lisa.Dia berdiri, bersendekap dada, menatap Lastri dari atas ke bawah dengan tatapan merendahkan. "Oh, ini toh mantan peliharaan Mas Bram yang dibuang itu? Kasihan sekali, levelmu cuma segini rupanya."Kata-kata itu membuat Lastri menjerit histeris, dia langsung menerjang maju. Tas jinjingnya ia ayunkan sekuat tenaga ke wajah Lisa.Plak! Bugh!"Perempuan gatal! Tobrut murahan! Kau pikir kau siapa, hah?!" Lastri mencengkeram rambut panjang Lisa yang dicat pirang, menariknya dengan kasar hingga Lisa menjerit kesakitan."Aaaarrgh! Mas Bram! Tolong, Mas! Perempuan gila ini mau membunuhku!" teriak Lisa panik, tangannya meronta-ronta mencoba melepaskan cengkeraman maut Lastri, tapi kuku-kuku panjang Lastri justru menancap dan mencakar leher serta wajahnya.Bram, yang otaknya mendadak lumpuh menghadapi situasi di luar kendalinya, akhirnya t
Baca selengkapnya