TA'ARUF YANG DI TAKUTKAN
“Aku nggak bilang kamu harus benci, Hilya. Tapi, kamu harus waspada. Jangan sampai kamu terjebak dalam perasaan yang nggak kamu pahami. Aku cuma nggak mau kamu salah pilih, karena aku tahu kamu lebih pantas dari itu.”
Hilya terdiam, otaknya berputar cepat. Ia merasa bingung, marah, dan cemas, semua campur aduk menjadi satu. Ia tidak tahu harus merasa apa. Apakah Ilham benar? Apakah Arfan benar-benar orang yang tepat untuknya, atau apakah dia hanya ingin Hilya memilihnya, tanpa alasan yang jelas?
“Jadi, kamu cuma mau bikin aku ragu sama Arfan?” tanya Hilya, suaranya sedikit meninggi. “Kenapa nggak bilang dari awal kalau kamu punya perasaan sama aku?”
인기 회차