Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Membuatmu Menjadi Milikku

Membuatmu Menjadi Milikku

ucapnya pelan. "Uncle kecil bilang gitu ke kamu?" tanya Aluna sambil memeriksa isi dari kantong plastik tersebut. Ada banyak jajanan, mulai dari cemilan, kue rasa matcha, minuman, es krim semangka, bahkan ada buku. "Iya," jawab Sza seadanya.
10119.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai alun alun pacet
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
lullaby dreamy
selalu ngikutin smua cerita kak CaCi . cerita mu selalu buat aku masuk dlm alur ceritanya kak . kalo sedih, ikutan sedih bhkn sampe nangis kalo nyesek bgt, ikutan ketawa kalo pas part yg lucu (ini yg fav) n' ikutan baper kalo part yg manis n' romantis ^^ n' selalu ku tunggu stiap update'an mu kak ^^
Nikma Pesek
padahal cerita caci itu buagus pool lohhh , gk bertele" , ceritanya ringan , sangat disukai orang" , aku juga suka cerita seperti cerita caci ini , justru yg konflik berat" kdang bikin pembaca lelah sendiri semangat buat caci , cerita caci indah dimata pendukung caci , gk udah dengarkan kata orang
Baca Semua Ulasan
Pernikahan Paksa Sang Mafia

Pernikahan Paksa Sang Mafia

Tak lama berselang, sebuah notifikasi berkedip merah, menandakan jika ada sebuah pesan masuk untuknya. Dari: Tim Sembilan Subjek: Paket berhasil diantarkan. Target tengah tertidur. Tak ada hambatan. Patricia tersenyum tipis, lalu meneguk wine dengan begitu anggun. Ia menyandarkan tubuhnya pada kursi dan memejamkan matanya sejenak. “Alea ... gadis manis itu. Ternyata tak perlu peluru yang tajam untuk bisa membungkammu. Cukup dengan satu dosis yang tepat dan biarkan waktu yang akan melanjutkan sisanya.”
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai alun alun pacet
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Ketika Aluna hendak menyuapkan lagi nasi ke mulutnya, smartphone gadis itu bergetar dan menyala, memunculkan sebuah notifikasi masuk dari orang yang sejak tadi menghubunginya. XavierAG (Kamu bawa bekel?? Tumben banget bawa bekel, biasanya juga pesen makan lewat ojek o****e) AlunaOcean (Nggak ah, lagi pengen bawa bekel aja ke kampus. Lagian aku juga belum tau mall dekat sini itu dimana, jadi nggak pesan makan lewat ojek o****e deh. Kamu lagi nggak sibuk emang? Tumben banget bisa chat lama sama aku)
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai alun alun pacet
Baca
+Pustaka
Biro Jodoh Pangkalan Hati

Biro Jodoh Pangkalan Hati

Dia tertawa lebar. Rombongan Alif membawakan bingkisan berisi barang-barang berupa setelan pakaian lengkap dengan tas dan sepatu sesuai kebutuhan Nun. Ada yang mencolok mata, yakni sebuah tulisan di kertas yang disisipkan dalam semua bingkisan berisi barang tersebut. Tulisan itu dicetak besar-besar. Kalimatnya berbunyi: “To: Nun. HARUS DIPAKAI!”
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai alun alun pacet
Baca
+Pustaka
Atlet Sekolah Menyebalkan Jadi Suamiku

Atlet Sekolah Menyebalkan Jadi Suamiku

“Oke. Tapi gue mau lo tahu... gue nggak bakal selamanya diem aja, Arion.” Arion balas tersenyum tipis, meskipun matanya penuh kekhawatiran. “Gue tahu. Dan itu yang gue suka dari lo.” *** Tibalah hari terakhir UAS. Dan Alina lagi-lagi nemu secarik kertas nyelip di lokernya. Tulisan tangan gede-gede itu bikin dia menghela napas panjang. “PEREBUT PACAR ORANG”
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai alun alun pacet
Baca
+Pustaka
Mantanku Pengawal Pribadiku

Mantanku Pengawal Pribadiku

Pengirimnya Pak Yono. "Baca semuanya. Pahami. Jangan abaikan detail sekecil apa pun." Ada sebuah lampiran dengan format p*f di sana. Reyhan membuka file itu, membacanya dalam diam. Sorot matanya berubah tajam seiring setiap paragraf yang terbuka di layar. “Aluna Nada Bestari?" suaranya tercekat. "Ini bukan Alunaku kan?” tanyanya dengan dada berdebar keras.
783 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai alun alun pacet
Baca
+Pustaka
Mengandung Benih Mantan Setelah Berpisah

Mengandung Benih Mantan Setelah Berpisah

Mengeleng-gelengkan kepalanya mendengar ucapan polos Langit. “Hey, mau kemana?” tanya Pak Bas ketika genggaman tangannya pada Langit dilepas. Bocah laki-laki itu berlari menjauh darinya. “Langit, tunggu Bapak.” Pak Bas pun mengikuti langkah Langit. Walaupun tidak bisa berlari secepat Langit tetapi langkahnya sangat lebar hingga bisa menjangkau langkah Langit. sampai di rumah Langit langsung mencari keberadaan Aluna.
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 697 kali sebagai alun alun pacet
Baca
+Pustaka
Ojek Dua Alam

Ojek Dua Alam

Dia juga ikut menunggu di tempat itu karena sang penumpang yang memintanya. Selama menunggu, Sandy hanya duduk di atas motor. Hingga kemudian datang seorang bapak-bapak menawarkan jasanya. Bapak itu menjual cincin alumunium yang dibisa diukir dengan nama sesuai permintaan pembeli. Sandy pun membeli sebuah cincin perak yang diukir dengan dua inisial nama.
816 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai alun alun pacet
Baca
+Pustaka
Pacar Sejuta Umat

Pacar Sejuta Umat

"Pak, terimakasih!" Seorang mbak berseragam menghampiri Alman dan Rere, tangannya mengulurkan bungkusan kresek berwarna hitam dengan logo nama dan gambar rumah tempat mereka makan. "Sama sama!" Jawab Alman dan Rere, berdua bersamaan. Alman yang menerima bingkisan makanan dari tangan si Mbak, namun kemudian di berikan lagi pada Rere.
1034.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai alun alun pacet
Baca
+Pustaka
Pacar Dot Com

Pacar Dot Com

"Oh, pacarnya di mana?" "Lanjut S2 ke Aussie." Cakra mengangguk. "Hati-hati cowoknya selingkuh, LDR itu cobaannya berat, cuma orang-orang kuat yang bisa bertahan." "Kayak kamu udah pernah LDR aja." "Emang belum, tapi dari pengalaman teman-teman aku dulu gitu." Tak lama kemudian sate yang dipesan pun datang, Cakra memperhatikan cara makan Lintang sama sekali tidak menjaga image, tapi hal itu membuat Cakra tanpa sadar menyunggingkan sebuah senyuman.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai alun alun pacet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status