Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Beauty in the Dark

Beauty in the Dark

Sebuah senyuman mahal, terukir dari bibir wanita yang lebih menyukai make up bold sebelum ia sakit. "Apa aku lagi ngayal?" batin Rani, merasa dirinya tampak seperti orang bodoh. Ia tepuk perlahan keningnya, di iringi senyum malu telah mengkhayalkan hal yang sebenarnya sangat manusiawi menurut gadis dewasa sepertinya. "Andai tadi emang beneran." Rani berhasil duduk di atas tempat tidurnya yang sangat nyaman. Ia sandarkan kepalanya yang di tunjang dengan bantal empuk.
105.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai bad beauty
Baca
+Pustaka
MY BAD BOSS

MY BAD BOSS

“Monster!” seru Max kesal dan tanpa daya. “Gadis itu ternyata nggak hanya barbar, tapi juga monster mengerikan yang tersembunyi dalam wajah seorang gadis cantik.” Zan menghela napas dalam. “Monster yang cantik, bukan?” Tapi, ia justru menyertakan senyum menyeringai.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai bad beauty
Baca
+Pustaka
My badboy it's mine

My badboy it's mine

Dogeul pumeun kkot Ne honeul ppaeaseun daeum Look what you made us do Cheoncheonhi neol jamjaeul fire (Fire) Janinhal mankeum areumdawo I bring the pain like This, that pink venom This, that pink venom This, that pink venom Get'm, get'em, get 'em Straight to ya dome like woah, woah, woah Straight to ya dome like ah, ah, ah Taste that pink venom Taste that pink venom Taste that pink venom Get em, get 'em, get 'em Straight to ya dome like woah, woah, woah Straight to ya dome like ah, ah, ah Cathline semakin gugup melihat gerakan naomi dan ellena yang begitu sangat lincah. "Kita pasti bisa lo gak perlu khawatir" bisik ola ******* Semua orang begitu heboh dengan adanya batle dance antara the pin
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai bad beauty
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Itulah Layla. Badar sempat tertegun. Kecantikannya memiliki daya pikat yang asing—bukan jenis kecantikan yang biasa ia temui di kelab malam. Rapuh sekaligus mengancam. Namun, ia segera mengeraskan rahang, mengingat misi di pundaknya. "Kau tahu siapa aku?" gertak Badar, ia sengaja menurunkan nada suaranya. Mencoba menyebar aura intimidasi yang biasa membuat nyali lawan menguap di udara.
817 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai bad beauty
Baca
+Pustaka
HOW BAD DO YOU WANT ME?

HOW BAD DO YOU WANT ME?

Rosa terlampau muak lama-lama. Maka aroma-aroma yang menyenangkan dapat membantu menenangkan pikiran dan batin yang menjerit-jerit, macam teriakan-teriakan berisi kalimat negatif, contoh : Mati lebih baik daripada tersiksa. Gantung dirimu saja. Tolong hilangkan rasa sakitnya, sayat kulit tanganmu.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai bad beauty
Baca
+Pustaka
My 'Bad' Boyfriend

My 'Bad' Boyfriend

Padahal luka tak berdarah di dalam dada masih perih sekali karena masih baru tergoresnya. "Mereka nggak suka banget ya sama Boy? Padahal Boy 'kan baik... Dia nggak keliatan kayak keliatannya. Orang yang keliatan dari dia aja udah cakep banget gitu kok. Mereka aja yang nggak bisa liat berlian! Jelas-jelas Boy keren. Kalau pakde sama bude kamu kolot sih wajar. Namanya juga orang tua. Tapi kalau mbak Poppy sama mbak Salma? Mereka masih muda. Pasti tau yang cakep yang mana, yang enggak yang mana, 'kan? Ah! Payah! Munafik!" gerutu Nava. Aku diam saja, hanya mengikuti Nava masuk ke rumah, langsung masuk ke kamarnya.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai bad beauty
Baca
+Pustaka
HASRAT PANAS SANG MAFIA

HASRAT PANAS SANG MAFIA

"Bidadari, tidak ada yang buruk dalam dirimu." "Tentu saja ada. Apa menurutmu aku akan baik-baik saja dengan apa yang kau lakukan malam ini jika aku sepenuhnya baik dan suci? Apa menurutmu aku akan menikmati hal-hal yang kita lakukan jika aku tidak punya sisi buruk dalam diriku?" tanyanya. Ada senyum di wajahnya yang memberitahu Zane bahwa dia menikmati gagasan menjadi sedikit nakal.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai bad beauty
Baca
+Pustaka
Penjara Hasrat Cinta

Penjara Hasrat Cinta

Coretan itu membentuk tanda silang (X) raksasa yang mengerikan. Hailey menelan salivanya susah payah. Debar jantungnya makin berpacu hebat. Tanda silang merah itu begitu jelas digoreskan dengan tekanan yang begitu kuat hingga merusak tekstur kertas foto, menyimbolkan sebuah pesan yang sangat brutal dan tanpa ampun di mana sosok yang mencoret itu sangat membenci Ava.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai bad beauty
Baca
+Pustaka
Bad Boy Vs Playgirl

Bad Boy Vs Playgirl

Dengan kasar ia merobek tablet obat tersebut dan memasukkan beberapa butir pil itu ke dalam mulutnya, mengunyahnya dengan tergugu. Pahit, obat itu terasa begitu menyiksa kerongkongannya, hingga mungkin karena terlalu pahit lidahnya mati rasa. Namun tidakkah rasa itu tak sebanding dengan luka yang di alaminya saat ini? tubuh, harga diri dan kebahagiaannya... semua telah direnggut oleh sosok asing itu, Seseorang yang tak pernah ia kenal sebelumnya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai bad beauty
Baca
+Pustaka
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

Tidak ada lipstik, parfume atau bedak tabur atau bedak padat apalagi celak mata. Hasan memang tidak menyukai wanita yang berdandan berlebihan, dia juga tidak menyukai wanita yang memakai parfum dan lipstik, baginya bertemu Aina adalah sebuah keberuntungan, gadis itu tidak memiliki bau badan yang harus ditutupi dengan parfum, kecantikannya yang alami tidak perlu lagi dipoles-poles, bibir lembutnya juga tidak perlu di poles lipstik karena warnanya merah muda alami. Dia hanya butuh skincare untuk melindungi kecantikannya. "Rambutmu tidak perlu di tata, cukup di gerai saja." Suara itu sungguh mengejutkan Aina, kapan lelaki ini masuk ke kamar?
1084.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai bad beauty
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
smk sumbangsihm2
Salam kenal kak.. pertama baca gara2 lokasi cerita di kampung halaman aku. sepertinya kak author sangat mengenal kota Jambi. Aku seperti pulang kampung karena semua lokasi yg disebut langsung terbayang, apalagi setting thn 1997. Tahun terakhir sebelum merantau. Semoga sukses selalu yah
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status