Pura-Pura Buta
Mereka semakin beringas menggedor kaca mobil.
"Buka!"
"Ayo buka!"
"Cepat buka kalau mau selamat!" Suara ancaman bergema di seluruh penjuru pintu. Hanya dengan menutup kedua telinga yang dapat kulakukan.
Di depan, di hadapanku. Dapat kulihat perkelahian layaknya film action yang pernah kusaksikan. Deni bagaikan sang pahlawan, yang bertarung seorang diri dengan tangguhnya. Beberapa kali dia terkena bogem mentah serta pukulan dari para penjahat. Ya, apalagi namanya, bagi mereka yang berniat jahat padaku di tengah malam ini kalau bukan penjahat. Entah apa yang mereka incar, aku atau harta? Yang membingungkan, kenapa tidak ada satu pun mobil yang lewat, atau sekedar singgah untuk menolong kami? A