Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sebening Senja

Sebening Senja

Di kepalanya kini berputar-putar memori masa keemasan di pondok dan kisah Ken Arok di Monjali disuatu senja, lima tahun yang lalu. Rasanya aneh ketika masih memikirkan orang yang telah lama hilang, apalagi tanpa pamit, tanpa kabar hingga kini. Belum tentu juga orang itu memiliki perasaan yang sama, tetapi itulah yang dirasakan Bening. Ia tidak peduli apakah yang dilakukannya adalah sebuah kesia-siaan. Hatinya menegaskan kalaupun Senja tidak pernah kembali, setidaknya ia telah berjuang untuk mempertahankan perasaannya. "Bening, kamu punya akun media sosial, gak?" tanya salah satu rekan kerjanya, Dito. Saat jam istirahat. Bening menggeleng.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Istri Kampungan Yang Disembunyikan CEO Arogan

Istri Kampungan Yang Disembunyikan CEO Arogan

Gluk Untuk yang kesekian kalinya Ziko menelan saliva nya. Di mata Ziko, milik Senja benar-benar sangat menggoda. Kecil, bersih dengan rambut-rambut halus yang tampak rapi, serta klitoris yang berwarna kemerahan. Senja menundukkan sedikit wajahnya, melihat kearah Ziko. Ziko pun mulai mengubah posisinya membungkuk hingga wajahnya lebih dekat dengan titik intim Senja, bahkan lebih dekat, hampir tak berjarak.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Guru mulai memanggil peserta no 7 untuk maju dengan percaya diri Delia membacakan bait demi bait syair yang ia buat bersama Damar berjudul senja. Senja Kau memberikan ketenangan Datangmu penuh harap Meninggalkan kesepian Ketika kau pergi, Pertemukan ku dengan malam Senja aku tak ingin sendiri Penuh asa menunggu mu datang Memandang pelik di tepi Pantai Riuh suara desir angin Menyapu keheningan
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
ISTRI SENILAI SAHAM

ISTRI SENILAI SAHAM

Dia dan Raina baru saja sampai ke rumah terasing itu. "Jahat kau Gia! Aku berusaha baik dan ingin menolongmu! Tapi kau tega menjebakku!" teriak Senja dengan emosinya. Bahkan bola matanya sudah siap untuk terlempar kuat ke arah Gia.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Pelangi atau Senja

Pelangi atau Senja

Entah apa yang telah terjadi, perasaan untuk berhenti dan mengundurkan diri sering datang akhir-akhir ini, kadang merasa sulit, kadang tidak tenang, kadang merasa bersalah dan perasaan buruk lainnya yang mengganggu dan mengusikku. Sore itu cuaca terlihat, dengan cepat aku menyelesaikan pekerjaanku, ingin rasanya cepat pulang lalu pergi ke pantai untuk menikmati senja, senja yang selalu kurindukan sejak pertama aku menginjakkan kakiku di tempat ini, di mana aku bisa menikmati kesendirianku tanpa seorang pun
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Biduk Cinta Senja

Biduk Cinta Senja

"Oh, begitu. Aku ...." "Sebentar ya, Do. Ponsel aku bunyi," ucap Senja menyela kalimat Aldo. Senja berdiri dan sedikit menjauh dari pria berkaca mata itu. Kemudian menekan tombol hijau di sudut kanan bawah ponselnya. "Halo. Assalamualaikum." "Waalaikumsalam. Kau jangan macam-macam, Senja." "Macam-macam apa? Saya sedang belajar."
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Mahar Kedua

Mahar Kedua

Angina sepoi serasa menambah kenikmatan saat mengamati detik-detik pergantian sore ke malam hari. “Apakah ini menjadi senja terakhir kita?” Naina membuka suara. Lirih sekali. “Kita akan melewati senja di hari-hari berikutnya, Ina.” “Tapi senja di hari berikutnya kita tak lagi berdua,” ucapnya dengan suara parau.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Jodoh untuk Senja

Jodoh untuk Senja

Dia berpikir apa mungkin bersama Bima Senja akan merasa bahagia jika dia tetap berdekatan dengan Langit cinta pertamanya. Lima belas menit kemudian Nilam terlihat mendekati Senja yang masih duduk menunduk di ruang tamu. “Senja, maaf tante bikin kamu nunggu lama ya,” ujar Nilam sambil berjalan mendekat, perempuan paruh baya itu masih terlihat cantik di mata Senja. “Enggak kok tante,” kata Senja sambil tersenyum, “Tante kenapa panggil Senja kesini?,” tanyanya sopan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

(Ciara) "Kenapa tidak bisa? Sayangku, senja sekedar memberi canda candu, tapi aku bisa memberimu nada madu. Lebih manis, bukan?" (Haidar) "Warna senja memang menyiratkan betapa indahnya dirimu." (Ciara) "Apakah tampanku akan hilang tatkala senja itu mengerang?" (Haidar) "Tampanmu hanya akan memudar, tatkala kamu tak bisa membedakan mana senja, mana mentari." (Ciara)
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai dikala senja
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
Rahasia Dibalik Kepergian Istriku

Rahasia Dibalik Kepergian Istriku

Itu bukan reaksi yang ia harapkan atau bayangkan. “Dia wanita licik dan sudah pasti jahat.” Komentar itu membuat Dira kaget. “Biasanya licik memang bersanding dengan jahat, tapi aku tidak mengerti apa yang membuatmu menyimpulkan hal itu?” Senja tertawa. “Percayalah, aku tahu. Jangan biarkan dia menang Dira atau aku akan marah.” Senja menatap jam tangannya. “Sepertinya kita tidak bisa melanjutkan rencana seperti semula. Aku harus pulang sebelum Langit mengirim bala bantuan. Keberatan kalau kita jalan-jalan lain waktu?”
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status