Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia Senja

Rahasia Senja

ujar Aldi sambil mengacak rambut Senja. "Iya-iya. Yaudah, kabarin aku kalo udah sampe," "Siap. Inget jangan lupa, jam tujuh kamu udah harus rapih. Bye, sayang!" Tutur Aldi sambil mencium kening Senja secara cepat, membuat Senja membelalakkan matanya. Belum sempat Senja meneriaki laki-laki, ternyata Aldi sudah menghilang di balik pintu bercat coklat serat itu. Senyum Senja terbit seketika.
9.97.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Senja Olehku yang berduka Hai senja Warnamu indah Oren kemerahan Memberi semangat juga kehangatan Cahayamu memberi ketenangan Untuk hatiku Yang mengharu biru Hai senja Kau mengantarkan cahaya kehidupan Mengawali kegelapan malam Mengantar makhluk Ke peristirahatan Hai senja Lihatlah Aku terdiam Memandangmu Dengan luka Senyumku hilang Melayang Terbawa kegelapan Terbang bersama kebahagiaan Melayang Tinggi ke awan Hai senja
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

Tak tahu harus menjawab apa, Diandra hanya mengukir senyuman tipis sebelum kemudian melahap kembali sarapan miliknya, hingga ucapan Senja membuat atensi dia beralih. "Kamu harus tetap semangat ya, Di. Hidup kamu masih panjang dan aku yakin setelah ini akan ada pelangi buat kamu," kata Senja. "Kita berdoa sama-sama aja biar yang jahatin kamu dapat balasan setimpal." "Aamiin, Kak Senja, makasih banyak." "Semangat, Kak Di!" seru Kirania, ikut mendukung. "Jangan pernah ngerasa sendiri karena Kakak punya kita."
1032.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri yang Kehilangan

Pembalasan Istri yang Kehilangan

"Aku setuju padamu. Tidak ada kekurangan dalam diri Nyonya. Dia benar-benar malaikat. " Senna belum sepenuhnya pergi. Dia tersenyum saat mendengar kata-kata pujian yang di tunjukkan untuknya. "Sekarang, aku berhasil menghilangkan kemungkinan kehancuran di masa depanku," ucap Senna dalam hati .
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Pengantin Samudera

Pengantin Samudera

Di sana sudah menanti Reyn dan Dido sedang duduk santai dengan beberapa botol minuman yang tadi sudah sempat di beli oleh Dimas. “Ikut minum Sen,” tawar Dido. “Enggak aku Cuma mau duduk-duduk aja.” Ini pertama kali Sena berada sangat dekat dengan pantai, bulan dengan bulatan di atas permukaan laut membuat riak samudera terlihat jelas. Malam ini ombak begitu tenang, angin juga bertiup sepoi membuat hati Sena merasa damai. Seolah ia baru saja pulang ke kampung halaman.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Kemilau Senja

Kemilau Senja

sahutku singkat sembari menarik napasku perlahan, pelukan erat ini mampu membuatku sulit bernapas lega. "Seharian tidak bertemu kamu, kenapa hal itu membuat aku rindu sama senyuman kamu ya, Dini," ucapnya lembut, ia membisikkan kata-kata itu tepat di telingaku. Rasanya merinding seluruh tubuhku, seakan seperti mimpi.
1010.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Istri Kedua

Ranjang Panas Istri Kedua

Ivanka mendesak agar Dafa dan Senja segera bertukar cincin. Kali ini Tirta hanya diam saja. Senja lantas diminta duduk di samping Dafa dan menyodorkan jemarinya. Dafa dengan cepat menyematkan cincin di jari manis Senja. "Sekarang giliran kamu! Ayo pasangkan cincin di jari Dafa!" Ivanka terus mendesak. Senja menyematkan cincin pada jari manis lelaki yang baru lima bulan ia kenal melalui sebuah aplikasi dating online.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Wanita Simpanan Suami Orang

Wanita Simpanan Suami Orang

kekehnya. Adit berdecak. "Jadi gimana?" tanyanya tak sabaran. "Aman. Senja sudah bisa dibawa," jawab Tika sembari mendorong tubuh Senja ke arah Adit. Dengan cepat lelaki itu menangkapnya. Membuat tubuh Senja bergidik begitu saja. Tika tersenyum. "Nja, aku pulang dulu ya. Besok aku telepon kamu," pamitnya.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

Ia takut akan kehujanan dan sakit demam seperti bulan lalu. "Ngapain sih pake acara ke sini segala? Udah waktunya pulang tahu ga?" Dumel Jehan tanpa melihat ke arah Sagara. Lelaki itu tak menjawab, ia justru menyapu pandangan seperti sedang mencari orang. Sekitar lima belas menit kemudian Sei datang dengan penuh keringat di tubuhnya. Saat gadis itu menemukan Sagara, ia mengelap keringatnya dan menetralkan nafas yang memburu.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

tegas Arka. "Kumohon ... percayalah padaku Tiara, jika nanti aku sudah berhasil, kupastikan, aku akan menemuimu disini, saat senja mulai datang dengan semburat jingga yang menawan, seperti yang kau suka." lagi lagi Arka meyakinkan Tiara. "Baiklah kalau itu sudah menjadi tekadmu Arka, Kuhanya ingin engkau tau disini ada gadis penyuka senja yang setia menunggumu," sendu suara Tiara mengikhlaskan kepergian kekasih hati.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai dikala senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status