DiaLangit
Namun, mengingat sekarang sudah pukul tujuh belas lewat lima belas menit, mungkin dia memang harus berjalan kaki untuk sampai di tempat kostnya.
Sepanjang perjalanan, matanya menangkap keindahan langit sore dengan semburat senja yang cantik itu. Apalagi dia adalah seorang gadis yang sangat menyukai senja. Ingin rasanya dia berhenti sejenak untuk menikmati keindahan itu di taman yang saat ini tengah dia lewati. Namun apa daya, dia harus segera kembali karena hari sudah semakin gelap. Tak ingin semakin terpesona dengan keindahan yang saat ini di depan matanya, dia segera melangkah dengan cepat, tetapi itu tak berlangsung lama saat matanya justru terpaku pada seorang gadis yang sepertinya berum
Chapitres populaires