Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
SEHIDUP SEJANNAH

SEHIDUP SEJANNAH

"Tentu nak. Aku masih menyimpannya dengan baik. Tapi... apa bisa kau jelaskan padaku apa yang terjadi? Kenapa kau begitu murung?" "Hanya pertengkaran kecil, Jidah tidak perlu khawatir. Semuanya akan baik-baik saja," ucap Syma dengan senyuman terpaksa. Bukannya dia tidak ingin membagi masalahnya. Namun karena Syma sadar bahwa Alma sudah begitu tua. Tidak seharusnya Syma menambahkan beban pikiran yang akan membuat Alma stres. Ditambah lagi penyakit darah tinggi yang dia derita, bisa-bisa wanita tua yang hanya dimiliki Syma satu-satunya itu juga akan pergi meninggalkannya. Tentu Syma tidak ingin hal itu sampai terjadi.
104.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 114 fois en tant que dikala senja
Read
+Librairie
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

kata Senja “Sungguh? Apa?” tanya Alana “Ikuti aku, akan ku tunjukkan sesuatu” pungkas Senja yang kemudian berdiri menuju sebelah sudut semak belukar dan bebatuan “Sudah siap dengan kejutannya?” tanya Senja “Kejutan apa?” Alana semakin penasarn
107.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 290 fois en tant que dikala senja
Read
+Librairie
Senandika

Senandika

Pandangannya perlahan mulai kabur, kemudian sekelebat kenangan bersama teman-temannya muncul begitu saja tanpa diperintah seolah menunjukkan ia akan segera meninggalkan orang-orang yang menjadi alasannya untuk tetap hidup sampai beberapa menit yang lalu. Shera tersenyum, senyuman yang tidak seharusnya ia keluarkan di detik-detik ajal menjemput dan entah bagaimana setetes air mata jatuh dari kelopak matanya. Setetes demi tetes akhirnya membasahi wajah Shera, tersenyum sambil menangis menikmati saat-saat terakhir.
2.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 58 fois en tant que dikala senja
Read
+Librairie
Takdirku Bersamamu

Takdirku Bersamamu

Senja Aku tau, kehadiranmu untuk pergi namun Aku juga tau, kepergianmu untuk kembali. Qila menutup bukunya dan beranjak keluar kamar untuk menemui mamahnya. Di belahan bumi yang berbeda, Dave termenung sendiri di dalam kamarnya, memandang foto dirinya dan Qila yang sempat mereka ambil ketika mereka berada di pantai memandang senja yang sebentar lagi tenggelam.
3.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 107 fois en tant que dikala senja
Read
+Librairie
DiaLangit

DiaLangit

Namun, mengingat sekarang sudah pukul tujuh belas lewat lima belas menit, mungkin dia memang harus berjalan kaki untuk sampai di tempat kostnya. Sepanjang perjalanan, matanya menangkap keindahan langit sore dengan semburat senja yang cantik itu. Apalagi dia adalah seorang gadis yang sangat menyukai senja. Ingin rasanya dia berhenti sejenak untuk menikmati keindahan itu di taman yang saat ini tengah dia lewati. Namun apa daya, dia harus segera kembali karena hari sudah semakin gelap. Tak ingin semakin terpesona dengan keindahan yang saat ini di depan matanya, dia segera melangkah dengan cepat, tetapi itu tak berlangsung lama saat matanya justru terpaku pada seorang gadis yang sepertinya berum
2.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 43 fois en tant que dikala senja
Read
+Librairie
Dead&Queen

Dead&Queen

Senja turun perlahan, melukis kota dengan cahaya keemasan. Bagi kebanyakan orang, senja adalah tanda pulang. Bagi Reina, senja adalah tanda kemenangan. Karena ia tahu, hasil rapat tadi meski belum diumumkan, sudah cukup menancapkan citra buruk pada Alma, Gio, dan Rian. Tiga orang itu sudah ditandai, dan tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk benar-benar bersih lagi. Ia membuka ponselnya. Sebuah pesan masuk dari kontak yang selalu menyembunyikan nama.
1.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 45 fois en tant que dikala senja
Read
+Librairie
SENDIAKALA

SENDIAKALA

Bab 25: Malam Hujan yang Penuh Perasaan Pada hari yang telah diantisipasi Azara dan Aiza, suara mesin mobil terdengar jelas di halaman rumah sekitar pukul lima sore. Langit yang tadinya cerah mulai cepat menjadi mendung, dan angin mulai bertiup kencang seolah akan datang badai besar. Azara berdiri di dekat jendela ruang tamu, melihat dengan hati-hati bagaimana Risam turun dari mobil dengan jasnya yang sedikit basah oleh tetesan air hujan yang mulai turun.
461 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 9 fois en tant que dikala senja
Read
+Librairie
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

Senja yang indah mewarnai langit. Semilir angin berhembus membawa damai. Di atas ayunan bersenandung Suci Roswita duduk menyaksikan senja yang perlahan ditaklukan oleh malam. Kebahagian terukir membungkus anggun raut wajahnya. Senyuman yang menawan menghiasi bibir merahnya. Halusnya usapan tangan di atas perutnya yang diselimuti daster membuat bayi yang ada di dalam kandungannya melonjak kegirangan. Elusan tangan Suci Roswita yang terus menerus membuat buah hatinya tak pernah diam, seakan merasakan kebahagian yang sama seperti apa yang dirasakannya.
519 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 10 fois en tant que dikala senja
Read
+Librairie
Pemuda Perkasa Pilihan Nyonya

Pemuda Perkasa Pilihan Nyonya

tanya Nabila dengan suaranya yang pelan dan mulai terdengar manja. "Tenang, Sayang. Diana gak akan pulang siang, paling cepet pulangnya jam lima sore," kata Tuan Seno menjawab pertanyaan Nabila sambil mengeluarkan paksa payudara ranum gadis itu dari bagian atas tengtop tipisnya.
1098.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 3.2K fois en tant que dikala senja
Read
+Librairie
Seruni Senja

Seruni Senja

Sahut Alala yang tidak setuju dengan jawaban Ira “Iya, lalu kamu la?” Tanya Icus yang berniat menjebak Alala supaya jujur “Ya kalau aku yang tadinya terus menolak Tidan akhirnya sekarang aku mau dengannya.” Jawab Alala yang tidak sadar bahwa ia dijebak sama Icus “Ohhhh jadi kalian semua sudah berpasangan, jadi hari ini beneran double date?” Kata Ira “Bukan double tapi triple, kan sudah ada kamu disini.” Jawab Icus
106.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 133 fois en tant que dikala senja
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status