Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sebatas Pengantin Pengganti

Sebatas Pengantin Pengganti

"Kamu alergi duduk dekatan sama aku?" "Suudzon," jawab Arka. Dia kemudian menepuk kedua pahanya yang dibalut celana jeans. "Sini tiduran." "Tiduran?" tanya Aludra. "Tiduran gimana?" "Tadi kamu bilang ngantuk, kan?" tanya Arka. "Sini tiduran. Tidur dengan posisi duduk itu suka bikin leher sakit, jadi tidurnya berbaring aja. Kepala kamu di paha aku."
9.730.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 794 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Setan-Setan yang Merasuki Tubuh Suamiku

Setan-Setan yang Merasuki Tubuh Suamiku

Deg, deg, deg, deg. Detak jantungnya tiba-tiba terpompa kian cepat lagi, tarikan nafasnya pun juga semakin berat di hembuskan. "Yaa Allah, jangan lagi." batin Andira. Berbagai macam doa langsung ia lafalkan. Kedua matanya pun juga langsung ia pejamkan dengan sangat rapat. Pikirannya juga coba ia alihkan agar tidak menghiraukan gangguan tersebut. Sebisa mungkin, ia juga berusaha untuk tidur. Hingga beberapa saat kemudian, Andira pun benar-benar terlelap dalam keadaan meringkuk di balik selimut. ***
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Malam itu, mereka berdua duduk diam, angin meniup lembut di sekitar mereka. Tidak ada suara kecuali napas bumi yang teratur. Larisa tampak menutup matanya seraya bersandar di bahu Arjuna. Dan di antara desau angin, suara bumi berbisik pelan, “Rasa geus balik, hirup geus ngahiji, doa geus nyambung jeung napas manusa.” (Rasa telah kembali, hidup telah menyatu, doa telah bersambung dengan napas manusia.)
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Cinta Sang Perwira

Pelabuhan Cinta Sang Perwira

Bahkan tak ada satu pun daun yang jatuh kecuali atas izin Allah. Tak lama pesawat yang akan membawa mereka ke Jeddah terbang meninggalkan Jakarta. Selama penerbangan yang kurang lebih membutuhkan waktu lebih dari sembilan jam itu, Dita berulang kali berdiri dan berjalan di lorong pesawat bila merasa pegal. Seperti anjuran dokter agar dia tidak duduk terus dan harus diselingi dengan berjalan agar peredaran darahnya tetap lancar. Meski tempat duduknya lebih longgar dari kelas ekonomi, tetapi bila duduk selama itu pasti akan tetap tidak nyaman.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Kekasih CEO

Dendam Membara Kekasih CEO

“Baiklah, lihatlah siput yang kamu maksud.” NGENG! Menancap gas dengan cepat. “Kyaaa!” Lalu dua manusia yang sedang menikmati angin yang lembut, tiba-tiba tubuhnya seolah-olah didorong keras oleh angin. Itu adalah ulah Angga.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Aku Malah Nikah dengan CEO Judes

Aku Malah Nikah dengan CEO Judes

Cepat atau lambat Cherry akan membuatnya menjadi seorang suami yang bisa menyayangi istri! Cherry berkata dengan sedikit sedih, "Angin AC di tempat dudukku terlalu besar dan tubuhku terasa nggak nyaman, jadi aku pindah tempat duduk." "Hah, ternyata seperti itu!" Doni berkata sambil tertawa, "Kamu harus sering-sering berjemur di bawah matahari sepertiku, kamu nggak akan takut dengan angin AC kalau tubuhmu panas! Tubuhmu terlalu lemah dan harus ingat untuk sering jemur di bawah cahaya matahari!"
9.457.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Terperangkap Hasrat Anak Tiriku

Terperangkap Hasrat Anak Tiriku

Tidak lupa sebelum Sera keluar kamar, ia minum obat masuk angin. Sera yakin ia mengalami gejala masuk angin karena susah tidur. Beruntung usai minum obat, Sera merasa segar. Ia berjalan turun menghampiri Axel di lantai satu. Pria tampan itu terlihat sedang duduk menunggu di ruang tengah sambil memainkan ponselnya. “Aku sudah siap. Kita berangkat sekarang!!”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

“Tutup matamu. Rasakan aliran udara yang melewati sela-sela jarimu. Angin tidak akan menyakitimu jika kau membiarkannya menjadi bagian dari napasmu.” Elara memejamkan mata, mencoba mengikuti instruksi dingin itu. Namun, embusan angin kencang tiba-tiba menerpa, membuatnya oleng dan hampir terjatuh ke belakang. “Aku tidak bisa! Ini terlalu menakutkan!”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Bukan Simpanan CEO

Bukan Simpanan CEO

“Duduk.” Wnita itu diam, menggerakkan bola matanya gelisah, tampak ragu. “Nggak diapa-apain. Sini, keringin rambut kamu pakai hair dryer. Kalo pas tidur rambut kamu masih basah, nanti bisa sakit.”
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 949 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Embun Cinta

Embun Cinta

Angin yang mematikan. “HAAA...” Narga berteriak keras-keras. Senyiur angin terasa. Burung-burung di atas sana terbang menjauh. Daun-daun pohon beringin bergoyang-goyang diterpa angin. Debu mengepul terkena angin pukulan Narga. Beberapa saat tubuh Narga yang tengah mengambang satu meter dari tanah tidak terlihat.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai do'a angin duduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status