Kadrun
Sebagai seorang desainer batik, Kadrun selalu percaya bahwa karya yang indah lahir dari cinta dan ketulusan. Hingga perempuan yang paling dia cintai mengajarkannya hal baru, tentang rasa sakit, cemburu, dan benci, yang ternyata juga mampu mendorongnya menghasilkan karya. Bahkan dari luka tersebut lahirlah “Selayang Air Mato”, motif batik yang mengubah masa depannya sekaligus membangkitkan kembali masa lalu yang selama ini sempat terkubur. Kadrun dipaksa untuk menghadapi pengkhianatan, kehilangan, dan konspirasi yang tidak saja mengancam cintanya, tetapi juga nama baik, karya, dan hidup yang selama ini ia perjuangkan. Sebab, tidak semua luka berakhir menjadi kenangan. Ada yang justru kembali untuk menghancurkan segalanya.
인기 회차