Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda
Bulu matanya bergetar sedikit, tatapannya tampak tersipu.
Saphira berkata dengan santai, "Kayden, ini putri dari Om Darno, Hilda. Waktu kecil kalian satu taman kanak-kanak."
"Hilda, ini Kak Kayden dan kakak iparmu."
Ekspresi wajah Hilda sempat membeku sesaat. Dia menatap Lunara dengan ragu. Tatapannya berulang kali menyapu, seolah ingin melihat apa kelebihan Lunara.