Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
“Oh, iya, btw, kamu diajakin ngapain aja, Jin? Nggak lupa pakai pengaman kan? Aku nggak mau ya bulan depan dapat kabar bakal punya ponakan baru.”
“KAYLA!!!” Jigga berteriak, namun tak bisa mencubit sahabatnya karena rambutnya belum selesai ditata. “Mulutmu ya! Gila aja aku hamil duluan. Amit-amit, deh!”
“Haha,” gelak tawa Kayla disusul oleh semua orang yang ada di dalam ruangan, dan itu membuat Jingga semakin uring-uringan. “Siapa tahu kamu yang khilaf, nyosor Prof. Sagara duluan. Secara dia ganteng dan seksi gituhhh.”