Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
Saking ramainya aku harus kembali merekrut karyawan satu orang karena Sela kutugaskan di bagian keuangan, ia memiliki banyak kenalan yang handal dalam urusan memasak.
"Alhamdulillah, kayanya kita perlu juga adakan kursi dan meja tambahan ya," jawabku, kasihan saja melihat pelanggan duduk berdesakan.
"Iya, Mbak, kalau perlu kursi singgle jangan yang panjang gini, ga sesuai sama tempat."
Aku menganggukkan kepala karena perkataan Sela ada benarnya juga, tempat ini bisa dibilang bukan warung kaki lima lagi tetapi sudah mirip-mirip dengan restoran.