VENDETTA
’
‘Aku datang dengan membawa sekarung trauma, bersiap untuk mundur atau setidaknya mengemis waktu tunda karena jiwaku belum siap membuka diri pada dunia luar.
‘Tapi lihatlah sekarang, dalam hitungan menit, statusku sudah berubah total. Bukan lagi sekadar perempuan yang dilamar, melainkan seorang istri!’
‘Ikatannya bukan lagi janji di atas kertas rencana, melainkan komitmen suci yang langsung disaksikan oleh malaikat-Mu. Bagaimana bisa takdir berbelok secepat ini?’
‘Pria di sampingku ini, sekarang dia adalah kaptenku.’
Chapitres populaires