Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MEMBUKA [LUKA] LAMA

MEMBUKA [LUKA] LAMA

10 ingin rasanya ku pejamkan kembali mataku tapi tiba-tiba feelingku berkata untuk membuka handphone Mas putra. Mulai kucoba membuka handphone Mas putra, mengikuti feelingku yang langsung menuju ke arah galeri untuk memastikan foto dengan isal. Setelah mulai mencari dan mendapatkan foto bersama isal tubuhku malah bergemetar hebat, dadaku sesak, nafasku terasa berat, air mataku tiba-tiba mengalir deras, tanganku terasa dingin.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai mulut terbuka
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Dari balik awan merah itu, muncul suara yang menggetarkan bumi: “Tiga luka telah dibuka. Tiga kunci telah bersatu. Sekarang… saatnya membuka Pintu.” Dan jauh di tempat para penjaga jubah perak berdiri, pohon-pohon hancur. Tanah terbelah. Sebuah celah hitam terbuka dari perut bumi— lebar, dalam, dan dari dalamnya, keluar suara yang tidak berasal dari dunia ini. “Akhir belum datang. Tapi awal kehancuran… sudah dimulai.”
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai mulut terbuka
Baca
+Pustaka
Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Dan saat Alura membuka mata, suaranya bukan sekadar suaranya. Tapi suara dari seluruh Gerbang yang pernah dibuat. “Aku telah membuka semuanya.” “Tapi aku akan menutupnya... untuk terakhir kalinya.” Langit di atas mereka pecah sebentar. Tapi kali ini, bukan karena kemarahan. Tapi karena alam sendiri… memberi jalan.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai mulut terbuka
Baca
+Pustaka
Ibu Susu untuk Bayi Sang Mantan

Ibu Susu untuk Bayi Sang Mantan

Pintu terbuka bebarengan dengan keluarnya Melinda Hartanto. Seketika Melinda terperanjat. Dengan langkah cepat Melinda mengarah pada Mutiara. Matanya memerah berkaca-kaca. “Kalian ….” Tanganya menunjuk beberapa senti di depan wajah Mutiara. “A ….” Kalimatnya terhenti ketika tangan Melinda mendarat di pipinya. PLAK PLAK
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai mulut terbuka
Baca
+Pustaka
Masalah di Kebun Jagung

Masalah di Kebun Jagung

Benar saja, pintu gerbang ditendang sampai terbuka. Brak! Terdengar suara mabuk Soni berteriak, “Mulan! Sini kamu, keluar!”
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai mulut terbuka
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Dan saat ia menyentuh dunia— semua kemungkinan— semua pilihan— semua yang baru saja tercipta— mulai… berhenti. Gilang membeku. Hanum menahan napas. Anak itu menatap dengan mata lebar. Dan perlahan berkata— “Kita… baru saja membuka sesuatu yang seharusnya tetap terkunci.”
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai mulut terbuka
Baca
+Pustaka
Legenda Siluman Ular Wei Lichun

Legenda Siluman Ular Wei Lichun

“Yang Mulia Kaisar tiba! Buka jalan!” Lichun menangkap getaran suara itu di dalam air. Sudut bibirnya membentuk senyuman tipis yang tak terlihat, sebelum dia membiarkan tubuhnya menjadi benar-benar lemas dan terapung laksana daun mati. BYURRR!
244 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai mulut terbuka
Baca
+Pustaka
QI ABADI : Kebangkitan Wu Xuan

QI ABADI : Kebangkitan Wu Xuan

--- Gerbang Terbuka Beberapa jam kemudian, cahaya perak di langit mencapai puncaknya. Lingkaran itu berputar cepat, lalu retakan terbuka membentuk gerbang raksasa. Dari dalam, aura kuno mengalir deras, membawa bau tanah purba dan kilatan cahaya roh. “Gerbang telah terbuka!” seru salah satu murid Jiwa Alir. Mo Tian mengangkat tangan. “Ingat, hanya mereka yang dipilih oleh aura yang boleh masuk. Jika kalian mencoba memaksa, tubuh kalian bisa hancur.”
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai mulut terbuka
Baca
+Pustaka
MERTUA RASA MADU

MERTUA RASA MADU

Aku akan mengambil waktu 3 menit dan itu tidak akan lama. Kututup pintu kamar mandi pribadi mertua dan segera melepas handukku, ternyata bak kamar mandinya penuh ditambah dengan 2 tong berwarna merah yang diberi tutup. "Wanita medit itu harus diberi pelajaran," ujarku sambil mengambil gayung dan mandi sepuasku. Setelah merasa segar, dan air hanya tinggal separuh, aku menyudahi mandi dan segera keluar dari kamar ibu Lina.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai mulut terbuka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status