Malam Yang Tertukar
Kemudian, dia malah dengan berani mengalungkan kedua tangannya ke leherku, lalu meniupkan udara panas ke arah leherku dan dengan tatapan menggoda berkata,
“Kamu berbeda dengan suamiku. Aku nggak sebodoh itu sampai nggak bisa membedakan kalian. Kamu begitu liar malam itu, mana mungkin aku bisa melupakannya begitu saja….”
Seketika itu juga diriku langsung merinding. Kedua kakiku rasanya seperti terpaku ke tanah dan tak bisa digerakkan sama sekali.
“Kakak ipar… jadi, jadi kamu mengingat semuanya? Maaf, aku benar-benar mabuk malam itu. Ini semua murni kesalahanku, aku minta maaf.”
인기 회차