Behind Her Pride
"Lihatlah, Angel, hatimu lebih ringan bukan ketika mengenal bahasa-bahasa surga."
"Bahasa surga?"
"Ya, bahasa surga, maaf, tolong, terima kasih. Tiga kata yang sangat jauh darimu dulu."
"Aku tidak pernah jauh dari kata-kata itu, kalian saja yang tidak pernah berusaha memahamiku sehingga aku enggan mengucapkannya di depan kalian."
Alis Jaydan naik, berusaha mencerna makna ungkapan Angel barusan. Kenapa Angel ingin dipahami semua orang? Kenapa bukan dia yang berusaha memahami orang-orang?
Hot Chapters