Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duda Meresahkan

Duda Meresahkan

Ucap Abimana yang merasa tidak tega melihat Tiara yang kelelahan. Tiara menggeleng, "tidak Pah. Mama takut jika semua ini bukanlah kenyataan. Mama takut putri kita akan menghilang lagi. Mama tidak akan sanggup jika kehilangan lagi!" isak Tiara sambil memeluk Abimana yang begitu sabar dalam menghadapinya.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai worry
Baca
+Pustaka
Why

Why

saran Aina tanpa rasa takut. "Apa kamu tidak apa-apa, Sayang?" perhatian Jaden, sebelum ia dan Aina melangkah keluar. "Aku tidak apa-apa, Mas. Ayo kita pergi ke bawah, kita temui polisi itu. Tiba-tiba firasatku tidak enak, apa ada yang terjadi," Aina berusaha menenangkan. "Iya, ayo. Apa perlu aku gendong," tawar Jaden masih dengan rasa khawatirnya.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai worry
Baca
+Pustaka
PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

Ia mendongak pelan, matanya langsung menatap Qale dengan sorot cemas. “Kamu mau dengar?" Suaranya berat, tapi lembut. “Pusingnya masih?” “Sedikit,” jawab Qale. “Tapi gak parah. Cuma agak berat aja.” Wafa mengangguk. Ia menarik napas panjang, lalu berkata, “Aku khawatir banget.” Qale tersenyum tipis. “Aku juga. Aku pikir tadi aku … bakal mati.”
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai worry
Baca
+Pustaka
Sekeping Hati yang Bertahan

Sekeping Hati yang Bertahan

"Bukan itu. Aku hanya merasa... Ada yang tidak beres dengan Mas Dimas dan pekerjaan di kantornya. Aku tidak bisa menjelaskannya, tapi aku punya firasat buruk." Wulan menatap Ana dengan ekspresi prihatin, meskipun dalam hatinya ia menyadari bahwa firasat Ana mungkin benar. "Mungkin kamu terlalu banyak berpikir, Ana. Kadang-kadang, kita bisa terlalu khawatir akan sesuatu yang sebenarnya tidak ada." Ana menatap Wulan dengan mata yang berkaca-kaca. "Aku tidak tahu, Mbak. Tapi aku takut. Takut kalau semuanya akan berantakan."
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai worry
Baca
+Pustaka
Invitasi

Invitasi

Ekspresinya dipenuhi kekhawatiran yang sangat. ×××××
9.910.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai worry
Baca
+Pustaka
Tetangga Meresahkan

Tetangga Meresahkan

tanyaku penasaran "Mas sich pengennya mereka rujuk dek, kasihan juga pak Dodi tidak punya tempat tinggal dan mas lihat bu Darmi juga sudah berubah,"jawabnya "Gak tahu ya mas, aku merasa jika sampai mereka rujuk takutnya bu Darmi kembali seperti dulu,"jawabku "Husss... Tidak boleh begitu, berdoa saja yang terbaik untuk mereka berdua,"tegurnya kepadaku
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai worry
Baca
+Pustaka
Most wanted

Most wanted

Bella pun merapikan tasnya dan pergi meninggalkan keduanya, dia berlari kecil menuju dua orang yang sedang menunggunya. "Lo gak papa?"tanya Aldo tiba-tiba membuat Bella terlonjak. "Astaga gue pikir Lo..." Ucapan Bella terpotong oleh Karin di sampingnya. "Lo khawatir sama Bella ? Asik Bella di khawatirin tuh sama Aldo hati-hati fans nya banyak, kita juga banyak kan bel?" Cerocos Karin antusias sedangkan Bella menatapnya malas, ia lebih memilih berjalan meninggalkan Karin yang super bawel.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai worry
Baca
+Pustaka
Siasat Sang Penguasa

Siasat Sang Penguasa

Dia berencana ingin merajut sebuah Boneka kecil berbentuk manusia, jika di negerinya boneka ini disebut Boneka Worry. Orang-orang menamainya begitu, karena di percaya jika seseorang memberikan boneka dengan wujud mirip dengan penampilan asli si penerima, maka boneka ini akan menjadi pengganti yang akan menerima bahaya. ◇❖❖◇
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai worry
Baca
+Pustaka
Darling Enemy

Darling Enemy

Jawab Vanilla makin lesu. "Tapi buktinya pak boss malah makin khawatir karena kebohongan lo. Pantes aja pak boss gelisah banget banget tadi. Mukanya juga kusut terus sepagian. Lo denger ya, La. Jangan bermain-main dengan rasa khawatir seseorang. Kekhawatiran itu bisa memasung logika. Membuat orang hilang akal dan nggak berdaya. Mungkin bagi lo itu hanya hal yang nggak penting. Sepele. Tapi bagi orang lain, rasa khawatir itu membuat mereka gelisah dan cemas hingga nyaris gila membayangkan kemungkinan yang tidak-tidak. Coba aja dibalik lo yang jadi pak boss. Gimana coba?" Vanilla menghela napas. Winda benar. Tapi mau bagimana lagi? Semua telah terjadi.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 607 kali sebagai worry
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status