SENTUHAN YANG SALAH
"Arka emang sakit-sakitan, tapi Arka gak bodoh! Kantor mana yang nyuruh sekretarisnya pakai baju yang bahkan gak bisa nutupin dada sama paha kayak gitu? Pakaian kayak gitu bukan buat kerja di kantor, Kak. Itu pakaian wanita di tempat-tempat haram!"
Plak! Kata-kata Arka terasa seperti tamparan yang mendarat tepat di wajah Anya. Dada Anya berdentum nyeri mendengarnya. Rasa bersalah, malu, dan sedih bercampur menjadi satu, menyumbat tenggorokannya hingga ia kesulitan untuk bernapas.
"Adek, jaga ucapan kamu. Kakak kerja halal di sana," ucap Anya, suaranya mulai bergetar menahan tangis.