Jenderal Tiran Itu Suamiku
"Entah sejak kapan persisnya. Mungkin sejak kau bilang nggak akan maksa aku malam pertama. Mungkin sejak telinga kau merah pertama kali. Aku nggak tau pastinya. Tapi aku jatuh cinta sama kau, Wira."
Wira natap Ratri lama, kayak nggak percaya sepenuhnya sama apa yang baru aja dia denger, sebelum akhirnya senyum lebar banget muncul di wajahnya—senyum yang jarang banget Ratri liat, jauh dari kesan jenderal dingin yang selama ini orang kenal.
Tanpa ngomong apa-apa lagi, Wira ngangkat tangannya, nangkup pipi Ratri lembut, terus condong langsung nyium dia.