"Ada apa, Mas?" hanya Aluna dengan ekspresi wajah muram. Sial! Pria ini belum sembuh saja, sudah kembali galak padanya. Apalagi kalau Kaizen sudah sembuh total, Kaizen pasti akan jauh lebih galak. Mungkin kembali ke setelah pabrik—mistis dan mengerikan! "Berjalan di sebelahku," titah Kaizen datar. Aluna menghela napas, segera menarik kakaknya supaya neraka berjalan di sebelah Kaizen. Setelah itu mereka kembali melanjutkan langkah, hingga akhirnya mereka sampai di parkiran dan Aluna tentunya satu mobil dengan suaminya. Ketika tiba di rumah, Kaizen sudah tak mengunakan kursi roda. Akan tetapi dia dipapah oleh Aluna, di mana Aluna langsung membawa Kaizen ke kamar. "Mas istirahat yah, aku akan ke bawah untuk menemui keluarga," ucap Aluna sambil senyum manis pada Kaizen. "Tunggu." Kaizen meraih pergelangan tangan istrinya, mencegah Aluna pergi. "Iya, Mas?" Aluna menaikkan kedua alis, menatap lekat pada Kaizen. "Aku ingin mengganti pakaian. Bantu aku, Aimee," ucap Kaizen renda
Baca selengkapnya