Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Belaian Sopir Membuat Nyonya Ketagihan

Belaian Sopir Membuat Nyonya Ketagihan

desis Atta dengan suara berat bergetar, nikmat yang dirasakan membuatnya semakin tak mampu menahan puncak kenikmatan itu. Bersambung....
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai dahi terasa tebal
Baca
+Pustaka
MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

“Dia tidak akan mendengar apapun, percayalah pada saya. Karena ….” “Apa?” “Coba lihat dinding di sekelilingmu, ada apa di sana?” Aurin mengerutkan kening. Ia agak bingung. Pasalnya, setelah ia mengalihkan pandangannya ke dinding-dinding di kamar itu, tidak ada yang aneh. Hanya saja, permukaan dinding itu memang terasa lebih tebal, bertekstur, seperti ada lapisan lain yang menyelimutinya.
1060.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai dahi terasa tebal
Baca
+Pustaka
PESONA DOKTER DANTE (ASI SATU MILYAR)

PESONA DOKTER DANTE (ASI SATU MILYAR)

Dante menoleh sekilas kemudian melajukan mobilnya pelan. Menghabiskan setengah gelas es campurnya, Niken beralih menikmati tahu gejrot yang tampak menggugah seleranya. “Itu gak pedas … nanti asi kamu ikutan pedas. Evan bisa sakit perut.” Dante menyadari ekspresi Niken saat makan tahu gejrot yang seharusnya pedas, malah berasa cenderung manis.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai dahi terasa tebal
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Waahhhhh banyak sekali rasanya..." Rendra berdiri disampingnya. “Pilih saja.” Selin mencoba beberapa tester kecil. “Hazelnut enak, pistachio juga enak.” “Ambil aja semua." Selin tertawa. “Kamu ini.” “Kenapa?” “Seolah aku anak kecil yang lagi jajan.” Rendra tersenyum. “Mungkin seperti itu.” Selin akhirnya memilih pistachio dan salted caramel. Mereka duduk di meja kecil dekat jendela.
10700 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai dahi terasa tebal
Baca
+Pustaka
Kelana Penyintas Waktu

Kelana Penyintas Waktu

Kemudian dia duduk di sofa panjang hitam. "Itu, apa?" tanya Yichen sembari berpindah duduk ke kursi tunggal. "Tongseng," jawab Jauhari sembari membuka plastik di mangkuk styrofoam di meja. "Satunya lagi, sop," lanjutnya. "Enak yang mana?" "Dua-duanya enak. Hanya beda di kuah. Tongseng lebih kental dan berbumbu tajam."
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai dahi terasa tebal
Baca
+Pustaka
Diasuh Bos Besar

Diasuh Bos Besar

Berusaha meneliti keadaannya dengan seksama. Kerutan dahi diperlihatkan Riko usai memindai tubuh Alisa. “Saya tidak tahu pasti, Bos! Tapi menurut saya, wajahnya memang terlihat tidak fresh, beda seperti kemarin. Apalagi penampilannya sekarang terlihat... kumuh.” Jelas Riko apa adanya. Sesuai hasil pengamatannya.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai dahi terasa tebal
Baca
+Pustaka
Istri Sumbangan

Istri Sumbangan

Alis tebal yang melengkung tajam itu naik sebelah. “Ya, merayu.” “Masak?” Fathul juga cukup bingung. Apa cuma karena masakan Raihanah, ia jadi membuka hati? “Maybe dia campurin sesuatu ke masakan dia?” Fathul menggeleng ragu. “Ya masakannya sih memang selalu enak. Mungkin ada bumbu rahasia.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai dahi terasa tebal
Baca
+Pustaka
Hati yang lemah

Hati yang lemah

fireee eoeoeo fireee. .ssak da bultebora bow bow bow' Levi Sweatdrop melihatku yang sebelumnya mengalami gejala 4 L , letih, lelah, lesu, lemas. Menari dengan semangat yang membara di sekujur tubuhku.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai dahi terasa tebal
Baca
+Pustaka
Hidup Rata Yang Mulai Bergelombang

Hidup Rata Yang Mulai Bergelombang

“Hmmm gini-gini aja hidupku... terasa amat biasa-biasa saja. Suaaangat biasa. It feels so flat guys!! Terasa begitu hambar. Ingin rasanya sesekali aku merasakan hidup yang 'ada manis-manisnya gitu'. Lebih baru dan menyegarkan. Halo para pembaca!
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai dahi terasa tebal
Baca
+Pustaka
Pengantin Kedua Janardana

Pengantin Kedua Janardana

"Dia cukup cantik," tutur pria berkumis dan berjanggut tipis. "Yoih," balas pria berkacamata. "Tapi cantikan yang kedua, sih." "Hu um. Yang ini, lebih montok, doang." "Auranya nggak enak." "Rumek. Sangat berat." "Apa dia pakai susuk?" "Enggak, tapi, dia pakai pelapis di satu tempat."
8.58.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai dahi terasa tebal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status