DIKIRA DUDA MELARAT TERNYATA KONGLOMERAT
Birru menghentikan langkah, pria berusia matang itu menoleh dan bertanya, "Di Perusahaan mana kamu bekerja?"
Bara tersenyum sinis. "Kenapa, kamu penasaran aku bekerja di Perusahaan apa, hah? Kalau aku jawab, kamu pasti merasa malu sudah bersaing denganku."
Birru manggut-manggut jengah, "Katakan saja, dimana kamu bekerja?"
"Perusahaan Ranajaya," jawab Bara pongah.
Birru terkekeh. Dia menggenggam jemari Diandra dan kembali melangkah meninggalkan Bara yang mencaci makinya tanpa henti.
Chapitres populaires