Candu Dekapan Kakak Ipar
Kedua tangannya dimasukkan ke saku celana, sikapnya santai, namun auranya menekan.
“Sepertinya ada yang harus kamu jelasin ke aku, Grit.”
Inggrit menyipitkan mata, rahangnya mengeras. “Soal apa? Kita udah gak ada hubungan apa-apa. Jadi gak ada yang perlu aku ceritain ke kamu.”
“Oh, ya?” Dante menaikkan satu alis. Suaranya rendah, datar, tapi menusuk. “Tentang anak itu. Anak dari jatah mantan.”