Terjerat Pesona Duda Tampan
Ia berpegangan pada tepi meja rias, tertawa terpingkal-pingkal hingga air mata sudut matanya sedikit keluar karena membayangkan kembali ekspresi syok bin linglung milik Tuan Duda angkuh itu saat mengetahui bahwa dirinya telah ditipu mentah-mentah oleh Sean.
"Astaga, itu benar-benar komedi terbaik tahun ini!" monolog Alina di sela sisa tawanya, mengusap perutnya yang sedikit kram karena terlalu banyak tertawa. "Wajah pria sombong itu... hhh, berharga sekali! Aku tidak pernah menyangka lelaki sedingin es batu dan sekaku kanebo kering seperti dia bisa memasang ekspresi sebodoh dan sememalukan itu di depanku!"