Pembantu Rasa Nyonya
“Iya, Bik. Nanti goreng telor juga. Tanya Amelia dan Wisnu, ingin diceplok atau didadar.”
Segera aku menyiapkan bubur di mangkuk, dengan suwiran daging ayam. Itu saja. Sengaja aku tidak terlalu banyak isian, bahkan ini cenderung plain. Nampan yang sudah siap dengan bubur, minuman jahe, air putih, dan pisang kepok kukus.
“Ma…. Semangat!” teriak Amelia sambil mengepalkan tangan. Wisnu yang baru saja bergabung terlihat bingung dan bertanya kenapa.